Slaking Test, Teknik Mengetahui Tingkat Kerawanan Tanah Longsor

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sebagai upaya penanggulangan bencana tanah longsor yang kerap terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah memetakan beberapa wilayah yang rawan terjadinya bencana tersebut.

Chairil Anwar Siregar, peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan Badan Litbang dan Inovasi (BLI) KLHK juga menyarankan masyarakat mencoba mencari tahu sendiri apakah tanah di sekitarnya rawan tanah longsor atau tidak dengan sebuah metode bernama Slaking Test.

“Untuk mendeteksi tanah yang rawan sebenarnya ada suatu metode yang mudah. Metode ini disebut dengan Slaking Test, yang dilakukan dengan mengambil bongkahan tanah kira-kira satu kali cangkulan. Kemudian tanah tersebut direndam dalam air,” ujar Chairil di Jakarta, Selasa 21 Januari 2020.

Ia menjelaskan, apabila tanah tersebut memiliki slaking yang kuat, maka dalam tempo 3 menit tidak akan runtuh. Namun bila tanah tersebut tidak kuat, maka dalam kurun waktu kurang dari 60 detik pun pasti runtuh ke rendaman air.

Chairil mengatakan bahwa metode ini belum terlalu diperhatikan oleh banyak orang. Maka, KLHK bertekad akan melakukan sosialisasi lebih luas lagi ke berbagai pihak sebagai langkah antisipasi bencana tanah longsor. (Marizke/R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Tak Ada Ruang untuk Teror! Pemerintah Pastikan Yahukimo Kondusif

JAYAPURA-Bupati Yahukimo Didimus Yahuli bersama Dandim 1715 mengunjungi guru-guru kontrak yang menjadi korban kekerasan di Distrik Anggruk, Papua Pegunungan....
- Advertisement -

Baca berita yang ini