Siap-siap! Tarif 11 Ruas Jalan Tol Jasa Marga akan Naik Tahun ini

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) berencana akan menaikan tarif sejumlah jalan tol hingga akhir tahun 2019 ini. 11 di antaranya dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Marketing and Communication Department Head Jasa Marga Irra Susiyanti mengatakan bahwa jadwal pasti kenaikan tarif tol tersebut belum ditentukan. Namun, dipastikan kenaikan tarif tersebut akan dilakukan tahun ini.

Sementara itu, untuk besaran kenaikan tarif sendiri akan mengacu pada peraturan yakni UU No 38/2004 tentang Jalan dan Peraturan Pemerintah no 15/2005 tentang Jalan Tol. Dalam aturan tersebut ditetapkan bahwa evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh inflasi.

“Kalau jadwal harusnya tahun ini (naik tarifnya). Pengalaman (besaran kenaikan) yang 2 tahun dibundling,” kata dia, Sabtu 28 September 2019.

Berikut daftar 11 ruas jalan tol Jasa Marga yang akan mengalami kenaikan tarif yaitu Tol Integrasi Jakarta-Tangerang dan Tangerang-Merak (Cikupa), Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi), Gempol-Pandaan tahap I, Surabaya-Mojokerto, Palimanan-Kanci, Semarang Seksi A-B-C, Tol Dalam Kota Jakarta (JIUT), Pondok Aren-Serpong, Belawan-Medan-Tanjung Morawa, Nusa dua-Ngurah Rai-Benoa dan Tol Surabaya-Gempol.

Selain itu, ada juga beberapa jalan tol yang bakal mengalami kenaikan tarif di antaranya, Tol Jagorawi, Tol Makassar Seksi IV, Tol Ujung Pandang seksi I dan II, Tol Surabaya – Gresik, Tol Gempol-Pandaan tahap I, Tol Kertosono-Mojokerto dan Tol Pasirkoja- Soreang.

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih Tumbuh dari Kebutuhan Warga

Oleh: Yusuf Rinaldi*Pembangunan ekonomi desa terus menjadi prioritas pemerintah sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintahmemastikan petani memperoleh pupuk tepat waktu, ibu rumah tangga menikmatiharga sembako yang terjangkau, pelaku usaha mikro memiliki akses pasar yang lebih luas, serta masyarakat desa semakin mudah menjangkau layanan keuangan. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, komitmen tersebutdiwujudkan melalui penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu meningkatkankesejahteraan, memperkuat kemandirian desa, dan mendorong pemerataanpembangunan sesuai potensi masing-masing wilayah.Keseriusan itu tampak jelas sejak awal. Dalam rapat terbatas bersama...
- Advertisement -

Baca berita yang ini