Siap-siap, Raffi Ahmad Segera Umumkan Pemain Baru Kelas Dunia untuk RANS Cilegon

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Raffi Ahmad mengaku sudah mencapai kesepakatan dengan pesepakbola kelas dunia untuik RANS Cilegon FC. Hari ini atau lusa akan diumumkan ke publik.

Hal itu diungkap Raffi dalam Insta Story. Dalam video tersebut, Raffi membuat publik penasaran dengan menyebut sudah mencapai kesepakatan dengan pemain asing top dunia.

Tampak Raffi sedang berbicara dengan pemilik RANS Cilegon FC lainnya, Rudy Salim.

“Pemain luar negerinya udah oke nih?” tanya Raffi.

“Udah oke,” jawab Rudy Salim.

“Bintang dunianya udah mau datang?” kata Raffi lagi.

“Bintang dunia, mahal,” kata Rudy.

“Cuma Rudy Salim doang nih yang bisa deal-in. Ini bintang dunianya kita posting hari apa?” tanya Raffi.

“Terserah,” ujar Rudy.

“Besok atau lusa ya kita umumin,” ungkap Raffi.

Tentu saja hal ini membuat penasaran semua pihak. Pasalnya, RANS Cilegon FC pernah disebut akan mendatangkan Mesut Ozil dan Andres Iniesta. Selain itu, muncul juga nama bintang Thailand di Piala AFF 2020, Chanathip Songkrasin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini