Siap-siap! Erick Thohir Bakal Lakukan Penyegaran Pejabat Kementerian BUMN

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Kabar terbaru, Menteri BUMN Erick Thohir akan melakukan perombakan dan penyegaran di kementerian yang dipimpinnya dalam waktu dekat.

Pejabat eselon I Kementerian BUMN menjadi target utama Erick untuk dirombak, salah satunya sekretaris dan deputi. Erick disebut sudah cukup memiliki dua wakil menteri dan tak ingin ada bentrokan job antara wamen dan deputi.

“Hadirnya dua wamen ini mau nggak mau mengubah struktur, supaya tidak redundant, jangan sampai wamen mengurusi hal yang sama dengan deputi,” kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Sabtu 16 November 2019.

Dia mengungkapkan, dari perombakan ini nantinya deputi BUMN yang saat ini menjabat bisa ditempatkan dalam jajaran direksi agar bisa menambah wawasan dan pengalaman.

“Di Kementerian BUMN ini hal yang biasa, deputi dipindahkan jadi direksi. Jadi tidak hanya struktur yang disesuaikan supaya birokrasinya tidak kebesaran,” kata Arya.

Sebagai informasi, Wamen BUMN I Budi Gunadi Sadikin membina sektor farmasi, jasa survei, energi, pertambangan, industri strategis, dan media. Wamen BUMN II Kartiko Wirjoatmodjoo membina sektor industri agro, kawasan, logistik, pariwisata, jasa keuangan, konstruksi, jasa konsultan, sarana dan prasarana perhubungan.

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini