Setiap Hari Presiden Jokowi Kepikiran Nasib Rakyat Kecil di Tengah PPKM Darurat

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Presiden Jokowi memimpin langsung penanganan Pandemi Covid19 diungkapkan koordinator pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat, Luhut Binsar Panjaitan. Menurut Luhut setidaknya tiga kali sehari presiden menanyakan perkembangannya dan selalu dibarengi dengan arahan agar masyarakat kecil jangan sampai kelaparan karena kebijakan itu.

Pengakuan itu diungkapkan langsung Luhut melalui akun media sosialnya yang dilihat, Selasa 13 Juli 2021.

“Bisa saya hitung bahwa setiap harinya 2-3 kali Presiden menghubungi saya untuk menanyakan perkembangan dan kendala dari kebijakan PPKM Darurat ini. Di akhir pembicaraannya, Presiden selalu menyampaikan kepada saya sebagai bawahannya agar selalu mengutamakan kepentingan rakyat kecil. Jangan sampai ada masyarakat yang susah makan karena ada pemberlakuan kebijakan ini, begitu kata beliau,” ujar Luhut.

Luhut mengungkapkan beberapa perbaikan dari pelaksanaan PPKM Darurat sudah mulai tampak dan itu akibat kerja bersama.

Maka, pensiunan jenderal TNI Angkatan Darat itu mengapresiasi seluruh pihak yang membantu keberhasilan PPKM Darurat tersebut.

Menurut Luhut pengendalian pergerakan masyarakat merupakan faktor kunci keberhasilan program PPKM Darurat, selain penerapan protokol kesehatan yang ketat di lapangan serta aksesibiltas vaksin di masyarakat.

Dia pun mengajak semua pihak di negeri ini membangkitkan energi besar bangsa Indonesia untuk saling mendukung dan membantu seluruh langkah baik yang sedang diupayakan oleh berbagai pihak.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini