Sepakat Bercerai dengan Nathalie Holscher, Sule Akan Nafkahi Anak Rp 25 Juta Perbulan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Akhirnya terungkap juga, ternyata sebelum pisah rumah, Nathalie Holscher dan Sule membuat kesepakatan.

Mereka telah membuat kesepakatan lebih rinci terkait hak dan kewajiban yang harus dipenuhi ketika sudah bercerai.

Pertama, Nathalie Holscher mempersilakan Sule dan keempat anaknya untuk bertemu anak bungsunya, Adzam, kapan pun. Nathalie akan memberi keleluasaan.

“Aku tidak akan melarang Adzam untuk main sama kakak-kakaknya dan papanya. Kalau misalkan mau main, mau lihat, silakan ke rumah. Kalau mau video call juga silakan,” ungkapnya

Kelak, Nathalie Holscher juga akan mengajarkan dan memberi pengertian kepada Adzam, untuk selalu mencintai ayah serta saudara-saudaranya.

“Nanti Adzam gede, aku juga mengajarkan jangan pernah membenci ibumu dan papamu. Hak asuh memang di aku,” ujarnya.

Keduanya juga membuat kesepakatan mengenai nafkah. Sule akan rutin menafkahi Adzam dengan nominal yang telah ditentukan bersama.

“Sudah ada perjanjian kalau sama-sama saling menjaga Adzam, sama-sama merawat dan mendidik Adzam berikut bulanan yang dia kasih untuk Adzam. Dikasih 25 juta per bulan,” Nathalie Holsher membeberkan.

Kesepakatan-kesepakatan ini dibuat untuk menghindari konflik di kemudian hari. “Sudah ada hak dan kewajiban yang kita sepakati biar enggak kisruh di kemudian hari,” Nathalie Holscher mengakhiri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

WNA Operator Judi Daring Ditangkap, Pemerintah Tingkatkan Pengawasan Siber

Oleh: Ira Nurdini )*Pemerintah terus memperkuat pengawasan siber nasional menyusulterbongkarnya praktik judi daring internasional yang melibatkan ratusanwarga negara asing di Jakarta Barat. Langkah cepat aparat dalammengungkap jaringan tersebut dinilai menjadi bukti keseriusan negaradalam menjaga ruang digital Indonesia dari ancaman kejahatantransnasional yang semakin kompleks.Pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan Bareskrim Polriterhadap aktivitas mencurigakan di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat. Dari hasil operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan321 warga negara asing yang diduga menjalankan operasional judi daring secara terorganisir.Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa penyidik saat ini masih terusmengembangkan kasus guna memburu aktor utama dan pihak perekrutyang berada di balik jaringan internasional tersebut. Polisi juga telahmengantongi data sponsor yang diduga membawa ratusan operator asingke Indonesia.Menurut Wira, proses pemeriksaan masih difokuskan pada pendalamanperan masing-masing pelaku, termasuk kemungkinan adanya pengendaliutama yang mengatur seluruh aktivitas perjudian daring tersebut. Hinggakini, penyidik baru menemukan pihak yang berperan sebagai koordinatordi tiap divisi pekerjaan.Keberadaan jaringan dengan struktur kerja yang rapi memperlihatkanbahwa praktik judi daring internasional kini dijalankan secara profesionaldan memanfaatkan sistem digital yang sulit dideteksi. Karena itu, aparattidak hanya berfokus pada penangkapan operator lapangan, tetapi jugapenelusuran terhadap jaringan yang lebih besar.Dari total 321 warga negara asing yang diamankan, sebanyak 275 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka berasal dari berbagai negaraseperti Vietnam, China, Laos, Myanmar,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini