Satu Jam Jadi Mualaf, IG Deddy Corbuzier Kebanjiran Ratusan ‘Alhamdulillah’ dari Lucinta Lunia sampai Melly Guslow

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Satu jam usai membaca syahadat, akun instagram Deddy Corbuzier kebanjiran ucapan selamat, dari Lucinta Luna, Ria Ricis, Atta Halilintar hingga Melly Guslow. Sedangkan tayangan video yang menggambarkan kejadian tersebut sudah dilihat lebih dari 2 juta orang saat tulisan ini dibuat.

Pada akun @mastercorbuzier tersebut Deddy hanya membuat status, “Alhamdulillah 🙏.”

Sedangkan video yang diunggahnya menggambarkan Deddy mendapat pelukan dari ustaz Gus Miftah yang membimbingnya membaca syahadat.

Di kolom komentar ratusan netizen yang antara lain terdiri dari teman-teman Deddy di dunia hiburan seperti Melly Guslow, Tengku Wisnu, Ricky Harun, sampai youtuber Ria Ricis dan Atta Halilintar.

Sebagian besar mereka mengucapkan rasa syukurnya dengan keputusan Deddy menjadi mualaf.

Di kolom komentar itu sebagian netizen menuliskan kata “Alhamdulillah.”

View this post on Instagram

Alhamdulillah ?

A post shared by Deddy Corbuzier, Ph.D (@mastercorbuzier) on

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini