Sasar 390 Siswa, BIN Gelar Vaksinasi Massal di Sukarame

Baca Juga

MATA INDONESIA, BANDAR LAMPUNG – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Lampung atau Binda Lampung menggelar vaksinasi massal untuk para pelajar di Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung. Kegiatan vaksinasi yang menyasar 390 siswa SMAN 12 Bandarlampung ini dilaksanakan di Puskesmas Permata Biru, Sukarame, Rabu 29 September 2021.

Kegiatan vaksinasi ini mendapatkan apresiasi dari Kepala SMAN 12 Bandarlampung, Dra. Hj. Misalia, M. Pd. Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan vaksinasi ini dibagi dalam 4 shift di untuk menghindari kerumunan.

“Vaksinasi Sesi 1 dimulai pukul 08.00-09.30 Wib dari nomor urut 1-100, Sesi 2 pukul 09.30-11.00 Wib nomor 101-200, Sesi 3 pukul 11.00-12.30 Wib nomor 201-300, dan Sesi 4 pukul 13.00-14.30 Wib nomor 301-390,” katanya.

Misalia mengatakan siswa yang mengikuti vaksinasi diseleksi sesuai kondisi kesehatan masing-masing. Sebagian besar diikuti siswa Kelas 12 IPA/IPS.

“Kami juga konsultasi dengan pihak Puskesmas agar sebelum divaksinasi, anak-anak betul-betul ditinjau ulang kesehatan individunya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa hingga hari ini, 590 siswa SMAN 12 Bandarlampung telah divaksinasi dari total jumlah siswa 1.006 orang, dengan 200 siswa sebelumnya telah mengikuti vaksinasi umum.

“Kita juga minta bantuan dinas kesehatan. Alhamdulillah dinas kesehatan sudah menanggapi dan insyaallah dijadwalkan pada minggu depan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Membuka Ruang Aspirasi, Mahasiswa Papua Harus Utamakan Dialog dan Menjaga Persatuan

Oleh: Samuel Wenda*Papua terus bergerak menuju masa depan yang lebih baik melalui berbagai program pembangunan yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pelayanan publik, serta penghormatan terhadap keberagaman sosial dan budaya. Dalam proses tersebut, pemerintahmenunjukkan komitmen untuk membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah daerah. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan kolaborasi menjadi modal penting dalammemastikan setiap kebijakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuatpersatuan di Tanah Papua.Penyampaian aspirasi oleh mahasiswa merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang dijamin dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Aspirasi yang disampaikan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab menjadi masukan yang berharga bagi penyempurnaan berbagai kebijakanpembangunan. Oleh karena itu, kehadiran lembaga-lembaga negara yang bersedia menerima, mendengar, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat menunjukkan bahwa pemerintah terusmemperkuat tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan terbuka.Komitmen tersebut tercermin dari sikap Anggota DPR Papua sekaligus tokoh intelektual, tokohadat Port Numbay, dan tokoh agama, Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md.Tek., S.T., M.T., IPM,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini