Sandiaga Ingatkan Kita Tidak Terlena Prediksi Akhir Pandemi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ketua Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid19, Sandiaga Uno meminta masyarakat Indonesia tidak terbuai dengan prediksi dari dalam dan luar negeri yang menyatakan pandemi itu akan berakhir satu atau dua bulan lagi. Dia meminta kita lebih baik berdisiplin melakukan langkah memutus penyebaran virus corona yang menyebabkan Covid19.

“Jangan terlalu dini mengambil kesimpulan, tetaplah disiplin,” ujar Sandiaga melalui akun instagramnya yang dikutip Minggu 3 Mei 2020.

Jika kita terlalu dini berpegang pada data hasil survei tersebut, mantan calon wakil presiden tersebut khawatir masyarakat akan mengendorkan langkah kedisiplinan yang diperlukan memutus penyebaran Covid19 itu.

Menurut Sandi, masyarakat sekarang lebih baik terus berdisiplin untuk melakukan physical distancing, social distancing, jaga jarak aman dan hindari kerumunan.

Selain itu berdisiplin tetap di rumah saja terhadap mereka yang tidak memiliki urgensi keluar kediaman.

Dia menganjurkan kita semua bersama-sama mendoakan saja agar Juni dan Juli wabah itu benar-benar sudah selesai di negeri kita.

1 KOMENTAR

  1. Setuju bang, jangan adalagi prediksi kapan wabah berakhir… Menurut saya kalau vaksin sudah tersedia dan sudah disuntik semua orang di bumi, barulah wabah berakhir, tetap waspada, jaga jarak pakai masker #KomenPositif

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini