Rumah Tangga Politisi Golkar Dedi Mulyadi Terancam Pecah, Netizen Berharap Hanya Hoax

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Rumah tangga Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika sedang diambang pecah karena gugatan cerai yang tercatat di Pengadilan Agama (PA) Purwakarta.

Melalui akun instagramnya, putra sulung mereka, Maula Akbar Mulyadi mengunggah gambar dan status yang mengundang rasa ingin tahu netizen kabar sesungguhnya rumah tangga Dedi-Anne.

Maula yang juga mengikuti jejak kedua orang tuanya terjun ke dunia politik, mengunggah gambar Dedi Mulyadi sedang bermain dengan seorang bocah perempuan.

Status yang ditulis Maula untuk gambar tersebut adalah “Harum abadi, wangi sejati… .”

Netizen pun menilai pernyataan gambar tersebut menyiratkan ada sesuatu pada rumah tangga politisi Partai Golkar itu.

Misalnya pemilik akun lalakrml_07 yang menyatakan setiap manusia pasti memberikan yang terbaik untuk hambanya,”Allah tau apa yg terbaik buat hambanya ❤️.”

Sementara pemilik akun motjuly mengharapkan informasi gugatan cerai tersebut hanya hoax.

“Semoga hoax ya allah???semoga tidak ada kata ‘berpisah’,” ujar motjuly.

Anne yang sekarang menjabat Bupati Purwakarta melayangkan surat gugatan perceraian ke Pengadilan Agama Purwakarta pada Senin 19 September 2022.

Di situs pengadilan itu tercantum satu perkara gugatan cerai bernomor register 1662/Pdt.G/2022/PA.Pwk, dengan penggugat atas nama Hj Anne Ratna Mustika dan tergugat atas nama H Dedi Mulyadi.

PA Purwakarta akan menggelar sidang dengan nomor register tersebut pada 5 Oktober 2022 dan dibenarkan Humas Pengadilan Agama Purwakarta Asep Kustiwa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini