Pebasket Kobe Bryant dan Puterinya Tewas Karena Kecelakaan Helikopter

Baca Juga

MATAINDONESIA, LOS ANGELES – Legenda pebasket NBA Kobe Bryant, Minggu 26 Januari 2020 waktu Amerika Serikat tewas karena kecelakaan helikopter. Kecelakaan ini terjadi di Calabasas, California, Amerika Serikat.

Berdasarkan laporan dari TMZ, Kobe Bryant dan anaknya Gianna Maria Onore sedang dalam perjalanan ke Mamba Academy yang berlokasi di sekitar Thousand Oaks California untuk latihan basket.

Sejumlah saksi mata melaporkan bahwa suara mesin helikopter yang ditumpangi Kobe Bryant terdengar tak normal sebelum kecelakaan terjadi.

Kobe Bryant dikenal legenda pebasket NBA dan bermain sebagai guard untuk Los Angeles Lakers, terutama untuk posisi shooting guard. Selama bermain di Lakers, Kobe mengantarkan klub asal Los Angeles ini menjadi juara NBA selama lima kali yaitu 2000, 2001, 2002, 2009, dan 2010. Tiga gelar pertamanya diraih bersama center yang juga pemain legendaris NBA, Shaquille O’Neal.

Kobe juga tercatat menjadi pemain terbaik pada NBA Finals pada 2009 dan 2010. Malah Kobe ditasbihkan sebagai pemain terbaik atau MVP untuk musim reguler pada 2008.

Selama kariernya, Kobe Bryant terpilih bermain di ajang All Star Game selama 18 kali. Saat bermain di All Star Game, Kobe bahkan mencatatkan diri sebagai yang pemain terbaik sebanyak 4 kali, yaitu pada 2002, 2007, 2009, dan 2011. Dari berbagai prestasi itu menjadikan Kobe Bryant dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di NBA. Namanya sejajar dengan legenda pebasket lainnya Michael Jordan atau Magic Johnson.

Kobe pensiun di NBA pada 2016, setelah bermain selama 20 musim. Untuk menghormati prestasi yang diraih Kobe, Los Angeles Lakers memensiunkan nomor punggung 8 dan 24 yang dikenakannya selama bermain.

Hal itu menjadikan Kobe Bryant pemain pertama yang dua nomor punggungnya dipensiunkan oleh satu tim di NBA.

Prestasi Kobe tidak hanya untuk Los Angeles Lakers. Ia juga mencatatkan prestasi bersama Tim Basket AS. Dia meraih dua medali emas, yaitu pada Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Perkuat Diplomasi Energi Demi Wujudkan Swasembada Nasional

Oleh: Ahmad Fajar )*Pemerintah terus memperkuat diplomasi energi sebagai strategi utamadalam mewujudkan swasembada energi nasional. Langkah ini dinilaikrusial di tengah dinamika global yang semakin kompleks, terutama terkaitketidakpastian pasokan energi dunia dan meningkatnya kebutuhan energidomestik.Melalui pendekatan diplomasi yang aktif, pemerintah berupayamenempatkan Indonesia sebagai pemain strategis dalam rantai pasokenergi global. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, memanfaatkan forum internasional untuk memperkuat kerja sama yang berorientasi pada kepentingan nasional.Dalam forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum di Tokyo, Bahlil menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara dalammenghadapi tantangan energi global. Ia berpandangan bahwa kerja samayang saling menguntungkan menjadi kunci dalam menjaga stabilitaspasokan energi sekaligus memperkuat ketahanan nasional.Diplomasi energi tersebut diwujudkan melalui sejumlah kesepakatanstrategis dengan berbagai negara mitra. Bersama Jepang, Indonesia menjalin kerja sama di bidang mineral kritis dan energi nuklir yang diarahkan untuk memperkuat rantai pasok energi masa depan sertamendukung pengembangan teknologi energi bersih.Kesepakatan tersebut mencerminkan upaya pemerintah dalammengintegrasikan pengelolaan sumber daya alam dengan inovasiteknologi. Pemerintah membuka peluang kolaborasi bagi mitrainternasional untuk mengelola potensi mineral kritis Indonesia secarabersama, dengan tetap mengedepankan kepentingan nasional.Di kawasan Asia Tenggara, penguatan diplomasi juga dilakukan melaluikerja sama dengan Singapura. Pemerintah mematangkan rencanapengembangan kawasan industri hijau di Kepulauan Riau yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan energi bersih dan teknologiberkelanjutan di kawasan.Langkah serupa juga dilakukan melalui komunikasi intensif dengan Brunei Darussalam, yang difokuskan pada penguatan ketahanan pasokan energiserta pengembangan energi baru terbarukan. Pendekatan inimenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berorientasi pada kerjasama global, tetapi juga memperkuat sinergi regional.Selain itu, kerja sama dengan Amerika Serikat turut diperluas melaluipengembangan teknologi ekstraksi lithium dari sumber panas bumi. Kolaborasi ini menjadi contoh konkret integrasi antara potensi energidomestik dengan kebutuhan global terhadap mineral strategis untukindustri energi bersih.Melalui diplomasi yang terarah,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini