Resmi, PAN Akui Jokowi Sebagai Presiden Indonesia Terpilih

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) akui Jokowi dan Ma’ruf Amin sebaegai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia untuk lima tahun mendatang. Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN Eddy Soeparno dalam konferensi pers resminya, Kamis 27 Juni 2019 malam.

PAN percaya bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh permohonan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno telah melalui rangkaian kajian hukum yang sangat mendalam yang dilakukan para hakim konstitusi secara independen.

“Kepada seluruh rakyat Indonesia, mari kita dukung pemerintahan ke depan untuk membangun dan memajukan Indonesia. Selain itu, kami juga mengimbau kepada pemerintahan selanjutnya untuk secepatnya merajut dan mempersatukan kembali anak bangsa yang selama beberapa bulan ini, sudah terbelah,” ujar Eddy.

Eddy mengharapkan merajut persatuan Indonesia harus segera dilakukan untuk memajukan Indonesia.

Dia juga mengingatkan seluruh rakyat Indonesia juga menghormati hasil sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019.

Seperti diketahui, sembilan hakim MK menolak seluruh permohonan Prabowo Subianto yang menuding Pemilu 2019 terutama pemilihan presiden berlangsung penuh kecurangan.

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini