Relawan Pimpinan Sandiaga Gelar Rapid Test di HI

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Relawan Indonesia Bersatu lawan Covid19 terus menggelar tes cepat (repid test) massal gratis. Selasa 26 Mei 2020 dilakukan di Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Relawan pimpinan Sandiaga Uno tersebut menyediakan 500 rapid test dan tes swab portabel untuk memetakan kasus positif penyakit yang disebarkan virus corona tersebut.

Sasaran rapid test, Selasa ini, untuk masyarakat umum pengguna MRT dan busway, pedagang asongan dan masyarakat umum lainnya.

“Kita tidak ada batas waktu, kita habiskan ‘rapid test’ kita yang sudah kita siapkan hari ini, masyarakat, petugas kebersihan, dan Anggota TNI, Polri, bisa ikut serta dengan membawa KTP,” kata dokter yang bertanggung jawab dalam acara itu Angelina.

Angelina mengatakan tidak butuh waktu lama untuk mengetahui hasilnya, hanya diperlukan sepuluh menit agar dapat mengetahui objek yang menjalani pemeriksaan memiliki hasil reaktif atau tidak.

Jika hasilnya reaktif orang tersebut akan langsung melaksanakan tes swab dengan lab portabel yang dibawa Relawan Covid19.

Acara pemeriksaan itu dimulai pukul 10.00 WIB pagi tadi dan dinyatakan ditutup setelah seluruh alat telah terpakai untuk pengetesan.

Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid19 pimpinan Sandiaga juga pernah melakukan tes serupa di beberapa tempat seperti Bandara Soekarno-Hatta, Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Stasiun Commuter Line dan wilayah padat yang masuk zona merah, Johar Baru.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini