Breaking News: Eggi Sudjana Kecelakaan Mobil, Begini Kondisinya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pengacara Eggi Sudjana dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai mobilnya di Cibinong, Kabupaten Bogor pada Selasa 26 Mei 2020 siang.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 11.12 WIB. Kabarnya, Eggi sudah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit.

Menurut informasi beredar, pelipis kanannya robek dengan tujuh jahitan. Lalu tangannya keseleo dan beberapa cedera kecil di bagian tubuh lainnya.

Dokter yang menangani Eggi, Hendarsam, telah melakukan CT scan di bagian kepalanya. Namun, dipastikan tak ada cedera serius atau patah-patah di bagian tubuh Eggi.

Dari keterangan polisi, Eggi kehilangan kendali hingga mobilnya yang berjenis Pajero Sport dengan nopol F-1587-IJ oleng ketika melintas dari Cibinong ke Bogor, lalu menabrak pemisah jalan.

Belum diketahui, di rumah sakit mana Eggi dirawat saat ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini