Puncak Panen Kedelai di Mei-Juni 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) memetakan strategi penanaman kedelai untuk tahun 2022.

Persiapan benih sudah berlangsung sejak awal Januari 2022 lalu. Prakiraanya akan mengalami puncak pertanaman kedelai konsumsi pada Bulan Juni 2022 mendatang.

Peneliti Ahli Utama pada Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi Kementan, M Muchlish Adie mengatakan, saat ini banyak daerah yang melakukan tanam. Baik secara monokultur maupun tumpang sari. Para petani semakin bersemangat lantaran kedelai masuk pada komoditas yang memiliki harga tinggi.

Sekarang kita sedang memastikan secara keseluruhan bahwa Januari hingga April ini sebaran benih ada dimana dan siapa petaninya. itu sebagai pijakan kita karena perkiraan kami puncak panen kedelai ada di bulan Mei atau Juni. Maka itu mari kita petakan tanaman kedelai yang bisa kita tanam dari Januari sampai april,” ujar Muchlish, Sabtu 26 Februari 2022.

Tim peneliti dari Kementan juga terus memantau pergerakan berapa luas tanam kedelai yang masuk dalam hitungan tanam tahun ini.

Menurutnya, langkah ini penting dilakukan agar ke depan target pemerintah dalam memproduksi 200.000 ton dapat dicapai secara baik.

“Kami memiliki pemetaannya, namun secara pastinya sebaran benih kedelai harus di cek kembali di lapangan. Periode tanam di Aceh itu ada di Januari-April. Kemudian Langkat ada bulan Juni tanam serta Lampung, Garut, Jawa Tengah, Jawa Timur termasuk Madura itu ada di kelompok tanam Januari,” katanya.

Menurut Muchlish, penanaman di luar pulau Jawa juga terjadi di wilayah Nusa Tenggara Barat. Termasuk Lombok Tengah dan Bima yang sudah tanam di Januari sampai April.

“Kalau harganya bergairah mustinya orang senang tanam kedelai. Apalagi sekarang kan banyak anak anak muda yang punya usaha menjadi penangkar benih kedelai,” katanya.

Muchish menambahkan sejatinya Indonesia tempat terbaik untuk penanaman kedelai. Dan Balitbangtan memiliki benih sumber yang cocok dengan berbagai kondisi dan iklim tropis.

“Kedelai itu tanaman yang baik buat kesehatan manusia dan kesuburan tanah. Hanya dengan satu kilogram kedelai kita dapat 40 persen protein yang sangat baik bagi tubuh. Dan bagi tanah membantu menaikkan kualitas hara tanah,” kata Muchlish.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hasil Sidang Sengketa Pilpres Ditolak MK, Bukti jadi Alasannya tapi Hakim Tak Terapkan Etika Hukum

Mata Indonesia, Yogyakarta - Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada sidang putusan sengketa hasil Pemilihan Umum (PHPU) Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 2024, Senin (22/4/2024), menolak permohonan dari paslon nomor urut 01 dan 03. MK menyatakan bahwa permohonan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud MD tak memiliki dasar hukum yang cukup.
- Advertisement -

Baca berita yang ini