Sebanyak 1,5 Juta Produk UMKM di Jatim akan Dapat Sertifikat Halal

Baca Juga

MATA INDONESIA, SURABAYA – Tahun ini, Gubernur Jawa Timur (Jatim) akan memberi sertifikat halal kepada 1,5 juta produk UMKM Jatim.

Hal itu diungkapkan Gubernur Khofifar Indar Parawansa, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim), Surabaya, Sabtu 26 Februari 2022.

“Program pendampingan sertifikasi halal dan perluasan Rumah Kurasi yang saat ini dicanangkan Bank Indonesia, sangat diperlukan untuk mencapai target tersebut,” ujar Khofifah.

Oleh karena itu, program pendampingan sertifikasi halal dan perluasan Rumah Kurasi yang saat ini dicanangkan Bank Indonesia, sangat diperlukan.

Dari sisi pariwisata, Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata Indonesia (BWI) sejalan dengan semangat Pemprov Jatim.

Saat ini, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menginisiasi tiga dari kuota 15 desa devisa yang dapat disinergikan dengan Rumah Kurasi dan Export Center Kadin Jatim.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Budi Hanoto menyampaikan sebagai Campaign Manager Gernas BBI dan BWI, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Semarak Gernas BBI sebagai suatu perwujudan bahwa Jawa Timur turut memupuk rasa cinta dan bangga terhadap produk buatan Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini