Presiden Jokowi Sebut Usulan Luhut Soal Penempatan TNI Belum Mendesak

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Usulan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan untuk menempatkan anggota TNI di kementerian dinilai Presiden Jokowi belum mendesak.

“Ya saya melihat, masih kebutuhannya saya lihat belum mendesak,” kata Jokowi dalam keterangan pers di Sukoharjo seperti dalam video di akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis 11 Agustus 2022.

Luhut mengusulkan revisi UU TNI dengan salah satu pasalnya mengenai penempatan TNI bertugas di kementerian/lembaga.

Luhut mengatakan aturan itu nantinya akan membantu pengaturan tentang tugas perwira TNI.

Dengan demikian TNI khususnya Angkatan Darat bisa lebih mengatur job para jenderal sehingga bisa lebih efisien.

Luhut menyontohkan sekarang perwira TNI tak bisa ditugaskan di kementerian yang dipimpinnya.

Dia menilai anggota Polri yang bisa ditugaskan di sejumlah kementerian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi dan Jalan Indonesia Menuju Negara Industri Maju

*) Oleh : Viola AnastasiaIndonesia tengah berada pada momentum penting dalam menentukan arahpembangunan ekonominya di masa depan. Selama bertahun-tahun, Indonesia dikenalsebagai negara pengekspor bahan mentah seperti batu bara, nikel, kelapa sawit, hingga hasil tambang lainnya. Pola ekonomi semacam ini memang mampu menghasilkan devisa, tetapi nilai tambah yang diperoleh negara masih relatif terbatas. Ketika bahan mentah dijual langsung ke luar negeri tanpa diolah, keuntungan terbesarjustru dinikmati oleh negara pengimpor yang mengubah bahan tersebut menjadiproduk jadi bernilai tinggi. Karena itu, kebijakan hilirisasi hadir sebagai strategi besaruntuk mengubah struktur ekonomi Indonesia agar tidak lagi bergantung pada eksporbahan mentah semata.Hilirisasi pada dasarnya merupakan proses pengolahan sumber daya alam menjadi produk setengah jadi atau produk jadi yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Dalam konteks industri nikel misalnya, Indonesia tidak lagi hanya mengekspor bijih mentah, tetapi mulai membangun smelter dan industri turunan seperti bahan baku bateraikendaraan listrik....
- Advertisement -

Baca berita yang ini