Praktisi: Tahun Ini Sangat Diwarnai Cloud Computing dan Machine Learning

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tahun 2021 diprediksi akan menjadi tahunnya cloud computing dan machine learning di dunia teknologi informasi.

Hal itu diungkapkan Head Solutions Achitecture ASEAN Amazon Web Service, Paul Chen, Senin 1 Februari 2021.

“Kita mengandalkan berbagai perangkat dan konten untuk tinggal di rumah dan untuk tetap terhubung dengan orang-orang. Tahun 2020 mengawali hubungan dengan dunia digital yang akan menjadi landasan di 2021,” ujar Paul.

Paul melihat ada ledakan data saat ini. Dia tidak bisa menyebutkan angka pastinya, tetapi jumlahnya dalam satu jam jauh lebih banyak dari tahun 2000.

Dia bahkan menghitung data yang akan dibuat selama tiga tahun mendatang akan melampaui dibuat 30 tahun terakhir.

Paul juga melihat para ilmuwan mencoba menggunakan big data untuk mengembangkan vaksin sehingga membutuhkan teknologi pemrosesan data.

Tahun ini, menurutnya, foto, video dan audio akan “berbicara lebih banyak dibandingkan kata-kata.”

Dia bahkan memperkirakan penggunaan komputer semakin tidak lagi membutuhkan keyboard di masa-masa mendatang.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Trauma Healing Jadi Pilar Penting Pemulihan Pascabencana Sumatra

Oleh: Bara Winatha*) Bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dan Aceh menjadi momentum penguatan kepedulian nasional terhadap perlindungan dan pemulihan anak-anak. Dalam setiap situasi darurat, anak-anak mendapatkan perhatian khusus sebagai generasi penerusbangsa yang harus terus tumbuh dengan semangat, rasa aman, dan optimisme. Upaya pemulihan kesehatan mental melalui program trauma healing hadir sebagai langkah strategisuntuk membantu anak-anak kembali beraktivitas, belajar, dan bersosialisasi secara positif. Pendekatan ini memastikan mereka tetap berkembang secara psikologis dengan dukunganyang tepat dan berkelanjutan. Komitmen tersebut semakin nyata melalui sinergi kuat antaralembaga negara, pemerintah daerah, dan organisasi kemanusiaan yang secara aktifmenghadirkan layanan psikososial berkualitas di wilayah terdampak bencana di Sumatra, sebagai wujud kehadiran negara dalam menjaga masa depan anak-anak Indonesia. Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak...
- Advertisement -

Baca berita yang ini