Polri akan Evaluasi Satgas Nemangkawi di Papua, Keputusannya Januari 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Keberadaan Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi di Papua untuk periode 2022 akan dievaluasi Mabes Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Rusdi Hartono menyampaikan pihaknya masih akan mempersiapkan proses evaluasi Satgas Nemangkawi.

”Evaluasi akan dilakukan dan kita menunggu hasilnya, apakah Nemangkawi di tahun 2022 masih digelar atau tidak, kita masih menunggu itu semua,””kata Rusdi, Rabu 29 Desember 2021.

Satgas Nemangkawi merupakan tim gabungan TNI-Polri yang bertugas menangani situasi keamanan di wilayah Papua. Satgas tersebut di bawah komando Kapolda Papua dan Pangdam Cendrawasih.

Menurut Rusdi, jika Satgas Nemangkawi akan kembali berlanjut, evaluasi tersebut tidak menutup kemungkinan akan mencakup aspek strategi operasi baru.

Ia menyampaikan keputusan terkait hasil evaluasi Satgas Nemangkawi baru akan diketahui di awal Januari 2022. “Nanti pastinya pada awal-awal Januari saya rasa itu sudah ada jawabannya,” ujar dia.

Rusdi menjelaskan evaluasi akan mulai dilakukan setelah masa berlaku Satgas Nemangkawi selesai. Adapun masa operasi Satgas Nemangkawi di Papua sebelumnya diperpanjang selama enam bulan.

Perpanjangan ini mulai berlaku pada 1 Juni 2021. “Ketika operasi akan selesai maka akan dilakukan analisis dan evaluasi. Itu akan dilakukan,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

PSN Papua Memperkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat 

Oleh : Yohanes Wandikbo )*Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua terus menunjukkan arahpembangunan yang semakin tepat sasaran. Pemerintah tidak hanya membangun infrastrukturuntuk memperkuat konektivitas wilayah, tetapi juga memastikan manfaat pembangunandapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam penguatan ekonomi rakyat dan ketahanan pangan. Kabupaten Nabire menjadi salah satu daerah yang memperlihatkanbagaimana PSN mampu menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.PSN di Papua dirancang sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataanpembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli Papua. Selamabertahun-tahun, tantangan pembangunan di Papua tidak hanya berkaitan dengan akseswilayah, tetapi juga keterbatasan ekonomi masyarakat lokal. Karena itu, pemerintah kinimenempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian penting dalam pelaksanaan PSN agar pembangunan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomirakyat.Di Nabire, dampak PSN mulai terlihat dari tumbuhnya sektor usaha produktif masyarakat, khususnya pada bidang peternakan dan ketahanan pangan. Program pemerintah yang terintegrasi dengan penguatan ekonomi lokal berhasil membuka peluang usaha baru bagimasyarakat asli Papua. Kondisi tersebut menjadi perkembangan penting karena masyarakatkini semakin terlibat langsung dalam aktivitas ekonomi produktif yang berkelanjutan.Pelaku UMKM peternak ayam petelur, Kuryana Ramande, menjadi salah satu contohbagaimana PSN mampu mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat Papua. Usaha yang dijalankan sejak membantu keluarga pada 2022 hingga berkembang secaramandiri pada 2024 memperlihatkan adanya perubahan pola pikir masyarakat untuk lebihberani membangun usaha sendiri.Pada awal menjalankan usaha, masih terdapat keraguan terhadap kemampuan masyarakat asliPapua dalam mengelola usaha peternakan modern. Namun melalui dukungan program pemerintah dan meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat, usaha tersebut berkembang dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar.Usaha peternakan ayam petelur yang dijalankan kini tidak hanya menjadi sumber pendapatankeluarga, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Sejumlah wargaasli Papua ikut bekerja dalam pengelolaan peternakan, distribusi telur, hingga kegiatan usahalainnya yang berkembang seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di daerah tersebut.PSN juga semakin diperkuat melalui program ketahanan pangan dan Makan Bergizi Gratis yang dijalankan pemerintah....
- Advertisement -

Baca berita yang ini