Pioli Tak Mau Tertipu dengan Posisi Klasemen Juventus

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – AC Milan akan menghadapi Juventus yang saat ini terpaut 10 poin. Pelatih Stefano Pioli tak mau tertipu dengan posisi klasemen Juventus.

Milan akan menjamu Juventus di San Siro dalam lanjutan kompetisi Serie A, Kamis 7 Januari 2021 dini hari WIB. Saat ini Milan ada di puncak klasemen dan unggul 10 poin dari Juventus.

Bagi Pioli, posisi klasemen tak memengaruhi arti penting pertandingan melawan Juventus. Pertemuan Milan melawan Juventus penuh dengan sejarah. Jadi, pertarungan di lapangan tak berpengaruh pada posisi klasemen kedua tim saat ini.

“Saya memprediksi Juventus yang sedang berkembang dan memulai langkah baru. Ada sesuatu yang hilang dari mereka, tapi Juventus tetap tim kuat. Mereka tim terorganisir di lapangan dan lawan sulit. Pertandingan nanti merupakan perang taktik,” ujar Pioli, dikutip dari Football Italia, Rabu 6 Januari 2021.

“Kami tak bisa mengubah target. Target kami adalah pertandingan melawan Juventus besok dan akan berusaha meraih kemenangan. Milan lawan Juventus tetaplah Milan lawan Juventus yang penuh sejarah,” katanya.

“Ini pertandingan penting dan kami tahu itu. Perjalanan masih panjang, itu sebabnya kami tak boleh hanya memikirkan satu pertandingan. Ini bukan pertandingan menentukan, tapi pertandingan yang penting,” tuturnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini