Pinangki Tak Berkutik Usai Diperiksa 11 Jam

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jaksa Pinangki Sirna Malasari telah menjalani pemeriksaan selama 11 jam pada Jumat 4 September 2020 oleh Kejagung terkait kasus dugaan suap Djoko Tjandra.

Terpantau di lapangan, Pinangki keluar dari Gedung Bundar Jampidsus Kejagung pada pukul 21.20 WIB. Ia mengenakan rompi pink khusus Jampidsus, dan tangannya diborgol, sambil dikawal menuju mobil tahanan.

Jaksa cantik ini pun diserbu pertanyaan oleh awak media. Namun, ia tetap saja berjalan sambil bungkam.

Pinangki telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Djoko Tjandra. Ia diduga telah menerima suap dari mantan buronan nomor wahid tersebut.

Terbaru, Kejaksaan Agung menjerat jaksa Pinangki Sirna Malasari, Djoko Tjandra, dan Andi Irfan Jaya dengan pasal pemufakatan jahat. Ketiganya dikenai Pasal 15 UU Tindak Pidana Korupsi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Perbaikan Distribusi BBM di Sumatra Dukung Kelancaran Aktivitas Ekonomi dan Logistik

Oleh: Satria Kusuma )*Perbaikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di berbagai wilayah Sumatra mulai menunjukkan hasil yang semakin positif. Kelancaran penyaluran energi yang terus membaik tidak hanya mempermudahmasyarakat memperoleh BBM, tetapi juga memberikan dampak langsungterhadap aktivitas ekonomi dan logistik yang sangat bergantung pada ketersediaan pasokan energi. Upaya percepatan distribusi yang dilakukan PT Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, sertaberbagai pemangku kepentingan berhasil mengurangi antrean di sejumlahstasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), sekaligus menjagakesinambungan pasokan di wilayah yang sebelumnya mengalamikepadatan permintaan.Kondisi yang semakin terkendali terlihat di Sumatra Utara. Distribusi BBM yang sebelumnya menghadapi tantangan kini berlangsung lebih lancarseiring optimalisasi koordinasi antarlembaga dan peningkatan sistemoperasional di lapangan. Normalisasi penyaluran menjadi faktor pentingdalam memastikan mobilitas masyarakat, distribusi barang, hinggakegiatan usaha dapat berjalan tanpa hambatan akibat keterbatasanpasokan energi.Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga, Prabu Revolusi, melakukan Management Walkthrough ke Pertamina Patra Niaga...
- Advertisement -

Baca berita yang ini