Piala Raja: Barcelona Susah Payah Menang Lawan Tim Divisi Dua, Koeman Tetap Puas

Baca Juga

MATA INDONESIA, MADRID – Barcelona meraih kemenangan tipis atas tim divisi dua, Rayo Vallecano di babak 16 besar Piala Raja. Ronald Koeman tetap merasa puas dengan penampilan anak asuhnya.

Berlaga di Estadio de Vallecas, Kamis 28 Januari 2021 dini hari WIB, Barcelona mengalahkan Vallecano dengan skor 1-2. Blaugrana sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Francisco Garcia.

Barcelona berhasil bangkit dan membalikkan kedudukan berkat gol Lionel Messi dan Frenkie de Jong. Kemenangan ini sekaligus membawa klub asal Katalunya lolos ke babak perempatfinal.

“Kami bermain dengan baik dan sesuai dengan rencana. Lawan juga tampil bagus, kami hanya bisa menciptakan sedikit peluang bersih,” ujar Koeman, dikutip dari Marca, Kamis 28 Januari 2021.

“Kami bereaksi dengan baik setelah tertinggal lebih dulu dan harusnya kami bisa mencetak lebih bayak gol. Tapi hal paling penting adalah lolos ke babak selanjutnya,” katanya.

“Kami juga harusnya mendapat penalti, tapi wasit tidak memberikannya. Yang jelas Vallecano tampil baik dan membuat kami kesulitan,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dari Regulasi ke Implementasi: Mengawal Kepatuhan Platform terhadap PP TUNAS

Oleh : Andhika Rachma )*Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ruang digital kini bukan hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga ruang belajar, hiburan, hingga interaksi sosial lintas generasi. Di tengah perkembangan tersebut, negara memilikitanggung jawab untuk memastikan bahwa ekosistem digital tetap aman, sehat, dan berpihak pada kepentingan publik, terutama anak-anak sebagai kelompok rentan. Dalam konteks inilahpemerintah menghadirkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS.Kehadiran PP TUNAS menjadi tonggak penting dalam perjalanan tata kelola digital Indonesia. Regulasi ini tidak sekadar menjadi instrumen hukum, tetapi juga mencerminkan komitmennegara dalam membangun ruang digital yang lebih bertanggung jawab. Pemerintahmenempatkan pelindungan anak sebagai prioritas utama di tengah meningkatnya penggunaanplatform digital oleh generasi muda. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa Indonesia ingin menjadi negara yang aktif melindungi anak-anak di ruangdigital dan tidak tertinggal dari negara lain dalam membangun tata kelola platform...
- Advertisement -

Baca berita yang ini