Perkenalkan! Orias Moedak Putra asli NTT Yang Jadi Dirut Inalum

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Simpang siur informasi terkait siapa yang akan mengisi kursi Direktur Utama (Dirut) induk holding tambang MIND ID (Sebelumnya Inalum) akhirnya terjawab. Dia adalah Wakil Direktur Utama PT Freeport Indonesia Orias Petrus Moedak. Pengangkatannya disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Sekadar info, Inalum membawahi PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Timah Tbk (TINS), Antam, dan perusahaan Amerika yang saham mayoritasnya dibeli MIND ID yakni Freeport.

Kabar Pengangkatan ini diungkapkan sendiri oleh Orias. Ia mengatakan telah mengantongi Surat Keterangan pengangkatannya. Surat keterangan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri II, Kartika Wirjoatmodjo. Sebab Menteri BUMN Erick Thohir sedang mendampingi Presiden Jokowi ke luar negeri.

“Tadi dikasih SK (Surat Keterangan)-nya sebagai dirut, mulai hari ini,” katanya di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin 25 November 2019.

Lantas siapakah Orias dan seperti apa latar belakangnya?

Orias sebenarnya bukan muka baru di lingkungan perusahaan plat merah. Pria kelahiran Kupang, 26 Agustus 1967 ini bisa dibilang sudah tahan banting dioper ke sana kemari untuk mengurusi perusahaan BUMN, tapi dalam waktu singkat.

Nah, belum genap setahun memegang jabatan Wakil Presiden Direktur PT Freeport Indonesia atau sejak Desember 2018 hingga Senin ini, putra asli NTT ini malah kembali digeser menjadi Dirut MIND ID.

Sebelum ditarik memegang jabatan Wapresdir Freeport Indonesia, Orias memang juga dari Inalum tapi sebagai Direktur Keuangan Inalum periode April 2018-Desember 2018 atau hanya 9 bulan.

Orias, pada dasarnya, kuat dari sisi keuangan mengingat pengalaman profesional selama ini bergelut di bidang keuangan. Sebelum di Inalum, lalu Freeport, kemudian balik lagi ke Inalum, Orias adalah Direktur Keuangan Bukit Asam periode 2017-2018 atau setahun.

Sebelumnya lagi Orias menjadi orang nomor satu atau dirut di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III, BUMN pelabuhan yang berbasis di Surabaya, periode 2016-2017.

Kemudian bila digeser ke tahun 2015, Orias juga pernah menjabat Direktur Keuangan PT Pelindo II, BUMN pelabuhan yang digadang-gadang menjadi Holding BUMN Pelabuhan, periode 2014-2016 atau 2 tahun.

Namun, sebelum masuk ke dalam lingkungan BUMN, Orias yang menghabiskan pendidikan dasar hingga SMA di NTT ini ternyata cukup malang melintang di sektor swasta yang berhubungan dengan pasar modal.

Dia tercatat pernah menjadi Direktur Corporate Finance PT Bahana Securities (1994), Direktur PT Reliance Sekuritas Tbk, Managing Director Head of Indonesia Civerage Daiwa Capital Markets Singapura Limited (2010), Managing Director PT Danareksa Sekuritas, dan Senior Auditor Ernst &Young (1992).

Namun sebelum berkarir ke dalam dunia pasar modal, Orias sempat kuliah ekonomi khususnya akuntansi di Universitas Padjajaran periode 1986-1990. Kemudian lanjut ke Galilee International Management Institute (port senior management), Coaltrans School of Coal 2017 di St Anne’s Colllege, Oxford, Inggris.

Selamat Bertuga Pak Orias, semoga amanah!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

ABDUR RAHMAN, KABID PTKP BADKO HMI KALIMANTAN BARAT MENOLAK TAPERA, SEBAB MEMBERIKAN BEBAN TAMBAHAN KEPADA PEKERJA

Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang disahkan melalui Peraturan Pemerintah No. 21/2024 sebagai pengganti PP No.25/2020 oleh Presiden RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini