Pergi ke AS untuk Naikkan Ekspor Udang, Edhy Prabowo Justru Ditangkap KPK

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Di Amerika Serikat, Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tidak sedang menjual bibit lobster. Dia justru sedang berupaya mengejar target meningkatkan target produksi udang nasional pada 2024.

Kegiatan yang dimulai sejak lima hari lalu itu antara lain melakukan kerja sama dengan Oceanic Institute of Hawaii Pacific University.

“Kerjasama ini mencakup transfer teknologi dan pengetahuan terkait produksi induk udang unggul melalui pembangunan Broodstock Center Udang di Indonesia,” ujar Edhy Prabowo dalam pernyataan tertulisnya yang dikutip Selasa 25 November 2020.

Kerja sama itu untuk membuat Indonesia sanggup menghasilkan indukan udang vaname sendiri, sehingga bisa meningkatkan produksi udang nasional hingga 1,5 juta ton per tahun empat tahun mendatang.

Dia bahkan memohon doa masyarakat Indonesia agar kerjasama itu bisa segera diimplementasikan, sehingga budidaya udang berkelanjutan di Indonesia bisa berjalan mandiri.

Bahkan sebelum terbang ke Indonesia dan berakhir di depan meja penyidik KPK, Edhy Prabowo bertemu anak buah kapal berkebangsaan Indonesia yang bekerja di negeri Paman Sam tersebut.

Meski mencari nafkah di Negeri Paman Sam, para ABK itu menurut Edhy tetap nelayan Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Negara Hadir Menjamin Keamanan Jemaah Haji di Tengah Ketegangan Dunia

Oleh: Rian Hakim )*Ketegangan geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah tidakmengurangi komitmen pemerintah dalam memastikan penyelenggaraanibadah haji 2026 berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruhjemaah Indonesia. Pemerintah terus memperkuat koordinasi denganotoritas Arab Saudi serta menyiapkan berbagai langkah antisipatif agar situasi global tidak mengganggu pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.Fokus utama pemerintah saat ini tidak hanya pada kelancaranoperasional haji, tetapi juga perlindungan menyeluruh terhadap jemaahsejak keberangkatan hingga kepulangan. Di tengah dinamika konflikinternasional, negara hadir memberikan jaminan keamanan melaluidiplomasi, penguatan sistem perlindungan, hingga peningkatan koordinasilintas lembaga.Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memastikan kondisi keamanan tetap terkendali dan pelaksanaan haji berjalan lancar. Menurutnya, pemerintah Arab...
- Advertisement -

Baca berita yang ini