Perempuan Asli Papua Bersyukur Bisa Mengenyam Pendidikan Tinggi Berkat Otsus

Baca Juga

MATA INDONESIA, ILAGA – Seorang anak muda dari Ilaga yang bernama Ina Waker mengaku sangat bersyukur dengan kehadiran Otsus Papua. Ia mengungkapkan bahwa cukup terbantu dengan kehadiran program pendidikan yang bersumber dari Otsus tersebut.

“Semenjak saya duduk di bangku pendidikan, saya mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat yang disalurkan oleh Pemda Kabupaten Puncak lewat Dinas Pendidikan dan sekarang saya melanjutkan kuliah di UNCEN mengambil jurusan pertanian,” ujarnya, dikutip Rabu 10 November 2021.

Ia menjelaskan bahwa sengaja mengmbil kuliah jurusan pertanian karena ingin membangun tanah kelahirannya yaitu Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak.

Sementara Tokoh Masyarakat Kabupaten Sarmi Apolos Teresison mengatakan bahwa Otsus yang selama ini diiberikan telah ikut meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Saya merasa senang atas bantuan dan kerjasama antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat karena telah membantu kami dengan Otsus sehingga ekonomi dapat meningkat dan juga pembangunan yang lainnya bisa berjalan dengan baik kami berterima kasih atas dana Otsus yang diberikan,” katanya.

Ia menekankan bahwa pembangunan di Papua sudah nyata dan masyarakat telah menikmati pembangunan tersebut. Untuk itu, ia berharap Otsus Jilid II harus berlanjut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Sinergitas Lintas Sektoral Pastikan Keamanan Arus Mudik

Oleh: Dwi Saputri)* Mudik Lebaran selalu menjadi momentum besar yang melibatkan pergerakan jutaanmasyarakat di seluruh Indonesia. Setiap tahun, tantangan yang muncul tidak hanya berkaitan dengan kepadatan arus transportasi, tetapi juga menyangkut kesiapanin frastruktur, keamanan perjalanan, hingga kelancaran distribusi logistik. Menghadapi dinamika tersebut, pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan terusmemperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, tertib, dan nyaman. Upaya kolektif ini menunjukkan bahwa penyelenggaraanmudik Lebaran bukan sekadar agenda tahunan, melainkan kerja bersama yang menuntut koordinasi, kesiapan, dan komitmen dari seluruh elemen pemerintahan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman. Berdasarkan hasil survei yang telah dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan mengenai pergerakan masyarakat pada angkutan Lebaran tahun 2026, tercatat sebanyak 50,6 persen penduduk Indonesia atau setara dengan 143,91 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik. Adapun pergerakan pemudik terbesarberasal dari Jawa Barat dengan sekitar 30,97 juta orang. Sementara itu, tujuan pemudikpaling banyak tercatat menuju wilayah Jawa Tengah dengan jumlah sekitar 38,71 jutaorang. Data tersebut menggambarkan besarnya mobilitas masyarakat yang harusdikelola secara cermat agar arus perjalanan tetap terkendali. Besarnya jumlah pemudik ini tentu menuntut kesiapan sistem transportasi yang lebihmatang dibandingkan hari-hari biasa. Arus kendaraan yang...
- Advertisement -

Baca berita yang ini