MATA INDONESIA, KUPANG – Forum Kerukunan Umat Beragama Nusa Tenggara Timur (FKUB NTT) menggelar diskusi online tentang Moderasi Beragama dan Penyelesaian Konflik untuk para Tokoh Agama di NTT. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyongsong Pemilu 2024.
Dr. Ichsan Malik yang hadir sebagai salah satu pembicara mengaitkan kehidupan masyarakat dengan kemakmuran secara ekonomi.
Ia menjelaskan bahwa dunia ini pada dasarnya didorong untuk kemakmuran dan indikator utamanya adalah Gross National product (GNP).
“Makin tinggi suatu produk masyarakat, negara makin makmur makin sejahtera,” ujarnya dalam diskusi, 13 Agustus 2021.
Staff Pengajar di Universitas Pertahanan ini pun berharap FKUB NTT bisa turut membantu meningkatkan GNP dan juga untuk Gross National Happiness (GNH) sehingga seimbang antara kemakmuran dan Martabat manusia.
“Kita mulai kembangkan dalam FKUB NTT tentang nilai moral antara kepastian hukum dan keadilan,” katanya.
Sementara Aktivis Kemanusiaan NTT Pdt Emmy Sahertian mengatakan bahwa untuk wilayah NTT hingga kini belum punya modul untuk penyelesaian politik menggunakan kendaraan agama di atas mimbar.
Menurutnya, Gereja dan politik mempunyai garis yang jelas dua entitas politik yang berbeda di NTT.
“Bagian politik itu membangun. Sementara Gereja itu untuk mengoreksi, membersihkan dan merawat masyarakat dalam tataran keadilan perdamaian,” ujarnya.
Kontributor Kota Kupang: Emanuel Taena