Pemerintah Papua Wajib Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Biak Numfor

Baca Juga

MATA INDONESIA, BIAK NUMFOR – Pemerintah Papua diminta untuk menggenjot kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Biak Numfor. Hal ini disampaikan oleh Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani.

Menurutnya, pencapaian pembangunan manusia di Kabupaten Biak Numfor, Papua, dengan nilai IPM 72,19 pada 2020, masih belum dibarengi oleh peningkatan kesejahteraan.

“Ini yang menjadi PR bagi Pemerintah Daerah,” katanya melansir siaran pers KSP, Selasa, 7 Desember 2021.

Menurutnya, pembangunan kesejahteraan di Kabupaten Biak Numfor, Papua, harus lebih dioptimalkan agar bisa segera mengurangi tingkat kemiskinan.

“Apalagi potensi kemaritiman dan pariwisata Biak Numfor sangat luar biasa, dan posisinya sangat strategis sebagai benteng pertahanan kawasan timur Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Jaleswari juga menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi antara institusi pertahanan dan keamanan dengan birokrasi sipil, untuk menjaga keberlangsungan percepatan pembangunan dan kesejahteraan di wilayah timur Indonesia, khususnya di Kabupaten Biak Numfor.

“Integrasi kerja TNI, Polri, BIN dengan Pemerintah Daerah perlu terus disinergikan, ini sebuah kebutuhan dan keniscayaan,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Danantara dan Langkah Strategis Menuju Ekosistem Teknologi Modern

*) Oleh : Devita AdastriPembentukan Danantara dinilai menjadi salah satu langkah strategis pemerintahdalam memperkuat arah pembangunan ekonomi nasional yang berbasis inovasi dan teknologi modern. Kehadiran lembaga investasi nasional tersebut tidak hanyadipandang sebagai instrumen pengelolaan aset negara, tetapi juga sebagaipenggerak transformasi menuju ekosistem teknologi yang lebih terintegrasi, adaptif, dan kompetitif di tingkat global. Di tengah persaingan ekonomi digital yang semakinketat, Indonesia membutuhkan fondasi investasi yang mampu mendukung percepatanpembangunan sektor-sektor strategis berbasis teknologi agar tidak tertinggal darinegara lain di kawasan Asia maupun dunia.Dalam konteks perkembangan global, teknologi kini menjadi faktor utama yang menentukan daya saing sebuah negara. Negara-negara maju berlomba memperkuatinvestasi pada kecerdasan buatan, pusat data, energi hijau, kendaraan listrik, industrisemikonduktor, hingga transformasi layanan digital publik. Indonesia pun memilikipeluang besar untuk mengambil peran penting dalam rantai ekonomi digital global karena didukung jumlah penduduk yang besar, pengguna internet yang terusmeningkat, serta potensi bonus demografi. Namun, potensi tersebut memerlukandukungan pendanaan jangka panjang dan tata kelola investasi yang kuat agar mampuberkembang secara berkelanjutan. Di sinilah Danantara dipandang memiliki peranpenting sebagai katalisator pembangunan ekonomi berbasis teknologi.Chief Technology Officer...
- Advertisement -

Baca berita yang ini