Pembakaran Pos TNI di Sungapa Dipastikan Hoaks

Baca Juga

MATA INDONESIA, SUNGAPA – Danrem 173/PVB Brigjen TNI Taufan Gastoro mengungkapkan bahwa kabar pembakaran pos TNI seperti yang diungkap KST Papua di Sungapa, Intan Jaya melalui laman TPNPB dipastikan hoaks.

“Tidak ada pos TNI yang dibakar,” katanya, dikutip Rabu 17 November 2021.

Ia menambahkan bahwa pos yang saat ini tidak lagi digunakan karena dipindahkan ke lokasi yang relatif lebih mudah baik untuk dijangkau.

Taufan juga mengungkapkan bahwa secara keseluruhan kondisi keamanan di Sugapa relatif aman, aktivitas masyarakat mulai normal.

“Namun, prajurit tetap bersiaga,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam kontak senjata antara KST Papua dan aparat keamanan ada seorang yang tewas. Ia adalah Selon Songonau, anggota KST Papua.

Selon dilaporkan tewas saat kontak tembak yang terjadi Minggu 14 November 2021.

Taufan mengatakan, saat kontak tembak di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, tidak ada anggota yang terluka.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Saat Pemerintah dan BI Bersinergi Menjaga Rupiah

Oleh : Ricky Rinaldi Stabilitas nilai tukar rupiah memiliki peran penting dalam menjaga ketahananekonomi nasional. Di tengah dinamika ekonomi global yang dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik, perubahan kebijakan moneter negara maju, serta fluktuasi pasar keuangan internasional, nilai tukar menjadi salah satu indikator yang mencerminkan kepercayaan terhadap perekonomian suatu negara. Dalam situasitersebut, sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia menjadi faktor kunci dalammenjaga stabilitas rupiah sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional.Nilai tukar tidak hanya berkaitan dengan transaksi perdagangan internasional, tetapijuga berpengaruh terhadap inflasi, investasi, dan daya beli masyarakat. Ketika rupiah berada dalam kondisi stabil, pelaku usaha dapat melakukan perencanaanbisnis dengan lebih baik dan masyarakat memiliki kepastian yang lebih besar dalammenjalankan aktivitas ekonomi. Karena itu, stabilitas rupiah menjadi kepentinganbersama yang perlu dijaga secara berkelanjutan.Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa stabilitasekonomi merupakan prasyarat penting bagi keberhasilan pembangunan nasional. Dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang, pemerintahberkomitmen menjaga kepercayaan pasar melalui kebijakan yang terukur dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang. Stabilitas rupiah menjadi bagian dariupaya menciptakan iklim ekonomi yang sehat dan kondusif.Pemerintah memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan fiskal yang disiplin dan berkelanjutan. Pengelolaan Anggaran Pendapatandan Belanja Negara yang sehat memberikan sinyal positif kepada pasar bahwaperekonomian nasional berada dalam kondisi yang terkendali. Ketika kebijakan fiskalberjalan secara kredibel, tekanan terhadap nilai tukar dapat diminimalkan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa koordinasi kebijakanmenjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai risiko ekonomi global. Menurutnya, pengelolaan fiskal yang prudent perlu berjalan seiring dengankebijakan moneter yang responsif agar stabilitas ekonomi dapat tetap terjaga. Pendekatan yang terintegrasi akan memperkuat kemampuan Indonesia menghadapiberbagai tekanan eksternal.Di sisi lain, Bank...
- Advertisement -

Baca berita yang ini