PBNU: Subsidi untuk Masyarakat Miskin Bagian dari Syariat Islam

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM merupakan program pemerintah guna memberikan bantalan sosial kepada masyarakat miskin yang terdampak akibat penyesuaian harga BBM bersubsidi.

Pemberian bantuan ini rupanya telah sesuai dengan nilai-nilai agama. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bidang Keagamaan Fahrur Rozi menilai bahwa subsidi untuk masyarakat miskin merupakan bagian dari syariat Islam.

Fahrur mengatakan, fakir miskin dalam zakat merupakan objek utama, termasuk juga yang berkaitan dengan subsidi. Ia menjelaskan, secara fiqih Islam, orang yang boleh mendapat bantuan hanya orang-orang kurang mampu. Maka ketika pemerintah mengalihkan subsidi BBM juga untuk membantu orang tidak mampu.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini mengatakan, pemerintah telah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada 12,7 juta penerima manfaat. Risma juga mengingatkan agar para penerima BLT tidak menggunakannya untuk membeli rokok, tetapi untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Penyaluran BLT senilai Rp 150 ribu/bulan per keluarga penerima manfaat (KPM) selama empat bulan. Pencairan dilakukan dalam dua tahap, yang akan ditambahkan baik untuk penerima manfaat program keluarga harapan (PKH) dan bantuan non tunai.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Putusan MK Mengikat dan Final, Semua Pihak Harus Terima Lapang Dada

Mahkamah Konstitusi (MK) telah menyelesaikan sidang sengketa hasil pemilihan presiden dan wakil presiden 2024. Keputusan yang diambil oleh Mahkamah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini