Parah, Harley Davidson dari Rumah Wali Kota Bogor Tabrak Nenek Hingga Tewas

Baca Juga

MATA INDONESIA, BOGOR – Sebuah Harley Davidson bernomor polisi B 4754 NFE yang keluar dari rumah dinas Walikota Bogor menuju Tugu Kujang, menabrak seorang nenek hingga tewas di Jalan Raya Pajajaran Bogor Tengah, Kota Bogor.

Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Fajar Hari Kuncoro menyatakan kecelakaan itu terjadi Minggu 15 Desember 2019 pagi.

Nenek bernama Aisyah saat tertabrak Harley itu sedang menggandeng cucunya AS yang berusia 5 tahun tersebut sedang menyeberang dari Halte RS PMI menuju pedestrian Kebun Raya Bogor.

Saat itu Harley Davidson tersebut itu langsung menghantamnya hingga tewas di tempat. Sedangkan cucunya dirawat intensif di Rumah Sakit PMI Bogor karena menderita luka parah pada di kepala.

Fajar mengatakan, kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polresta Bogor Kota.

2 KOMENTAR

  1. Emang,rata 2 yg punya Harley songong ngerasa Jalan milik mereka,orang2 komunitasnya aja nyebelin sama juga kaya komunitas nmax,beda sama komunitas motor lain.

  2. Bingung:
    1. Semua berita online tidak berhasil mendapatkan data si penabrak
    2. Apakah no Polisi Kendaraan tersebut terdaftar?

    Semoga Tuhan menunjukkan keadilan yang seadil-adilnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini