Para Sopir Angkot Jayapura Siap Menyambut PON Papua

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAYAPURA – Dukungan penyelenggaraan PON XX 2021 di Papua tak hanya datang dari para tokoh adat maupun tokoh masyarakat saja. Ternyata para sopir angkot yang saban hari mengais rejeki di bilangan Kota Jayapura juga sudah tak sabar menantikan gelaran even olahraga antar Provinsi se-Indonesia tersebut.

Para sopir tersebut berharap moment PON XX Papua dapat memberikan keuntungan bagi mereka. Mereka berharap angkutan umum di Kota Jayapura, dapat menjadi pilihan para atlet, supporter, dan tamu PON XX Papua yang datang ke Jayapura.

Salah satu sopir angkot rute Wamena-Sentani yang bernama Supriady (45) mengatakan, siap melayani para tamu yang bertandang ke Papua.

“Jika atlet atau tamu PON mau jalan-jalan sambil menikmati suasana kota Jayapura bisa menggunakan angkot saya,” ujarnya di Jayapura, baru-baru ini.

Ia mengungkapkan bahwa tarif sekali jalan dari Waena ke Sentani per orang sebesar Rp 7.000,-. Sementara, kalau disewa per hari tarifnya berkisar dari Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu.

Sementara sopir lainnya, Ulis (34) yang menangani rute Waena-Abepura mengatakan bahwa tarif sekali jalan Rp 5.000,-.

Pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu pun mengaku siap jika nanti ada tamu-tamu PON yang menggunakan angkot miliknya untuk sekadar berjalan-jalan ke tempat wisata maupun venue PON.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini