Pakar: Virus Corona Diprediksi Jadi Super Mutan, Begini Perkembangannya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Virus Corona penyebab Covid19 diprediksi akan berkembang lebih “aneh” dan menjadi “virus super mutan.”

Pada saat itu virus akan berusaha menjadi lebih efisien dalam hal melakukan penularannya antarmanusia.

Hal itu diungkapkan profesor mikrobiologi klinis di Universitas Cambridge, Ravi Gupta dalam konferensi pers yang dilansir Independent dan dikutip Kamis 27 Mei 2021.

Namun, dia mengingatkan virus corona tidak dapat diprediksi dan kita tidak boleh terlalu percaya diri pada tahap apa pun.

“Saya pikir kami memiliki vaksin yang baik, sekarang kami perlu menekan perancang vaksin, produsen untuk mengadaptasi vaksin,” ujarnya.

Saat menjadi super mutan, Gupta menyatakan virus akan melakukan hal-hal yang sangat tidak terduga karena jumlah tekanan padanya akan sangat parah, jadi virus akan beradaptasi.

Ketika dia mendapat tekanan maka akan mencoba lebih efisien dalam penularan hanya dengan lebih sedikit partikel virus saja.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini