Omnibus Law Bikin Pajak Perusahaan di Pasar Modal Indonesia Lebih Rendah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pengesahan Undang- Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja dipercaya akan memberikan angin segar bagi kinerja Pasar Modal Indonesia di masa mendatang. Lantaran Perusahaan yang melantai di bursa atau emiten bisa mendapat keuntungan dari sisi perpajakan.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta Irfan Noor Riza. Ia mengatakan, perusahaan berstatus terbuka dengan persyaratan tertentu berpeluang mendapat pajak yang lebih rendah.

“Pembebasan pajak penghasilan terhadap deviden, baik dari dalam maupun luar negeri dalam UU Cipta Kerja pastinya akan membawa angin segar bagi para pelaku pasar modal dan iklim investasi di tanah air,” ujarnya, Minggu 25 Oktober 2020.

Irfan pun menjelaskan bahwa dengan adanya stimulus ini, maka dapat menarik minat investasi yang lebih besa di pasar modal tanah air, khususnya di DIY dan sekitarnya. Ia pun berharap masyarakat mulai terbiasa berinvestasi ke saham karena pajak atas dividen-nya bisa lebih kecil.

“Ini juga membawa dampak positif khususnya bagi emiten yang rutin membagikan dividen,” katanya.

Sementara Komisaris BEI Pandu Patria Sjahrir mengatakan, Omnibus Law juga bisa menjadi game changer untuk membantu semua sektor di pasar modal semakin berkembang, termasuk sektor teknologi.

“Sektor teknologi bisa terus tumbuh baik dari sisi investasi maupun tenaga kerja,” ujarnya.

Ia pun memperkirakan dalam tempo 3 hingga 4 tahun ke depan akan menjadi momentum yang baik bagi sektor teknologi. Soalnya Indonesia ke depan, otomatis akan selalu bergerak mengikuti sektor tersebut.

“Ini terlihat dari penggunaan mobile technology masyarakat yang semakin pesat,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini