Omicron Disebut Siti Fadilah Tidak Berbahaya, Tapi Sebabkan Kematian di AS dan Eropa

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari meminta masyarakat Indonesia jangan takut terhadap Varian Omicron karena hanya akan menjadi flu biasa.

Namun, edukator Covid-19, dr. Muhamad Fajri Addai mengingatkan fakta lain Omicron di Amerika Serikat hingga Australia yang justru membuat angka rawat rumah sakit melonjak drastis.

Menurutnya, angka kematian akibat Varian Omicron ternyata tetap ditemui di banyak negara dunia meski jumlahnya kecil.

“faktanya di dunia ada lebih dari 7.000 kasus kematian akibat Covid-19 per hari. Sebagiannya akibat Omicron,” ujar Fajri melalui pesan yang dilihat Kamis 19 Januari 2022.

Betapa pun kecilnya angka kematian itu, Fajri mengingatkan bahwa kehilangan nyawa adalah hal yang berat.

Setiap orang pasti tidak mau kehilangan keluarga dekat mereka atau orang-orang yang disayangi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini