Nikahi Novelis Erotis, Kekuasaan Uskup di Spanyol Dilucuti

Baca Juga

MATA INDONESIA, MADRID – Masih ingat Uskup Xavier Novell? Seorang uskup di Spanyol yang dikenal dengan pandangannya yang ultra konservatif? Usai memutuskan menikah, Gereja Katolik Spanyol kini melucuti kekuasaannya.

Xavier juga dilarang mengadakan sakramen empat bulan setelah ia meninggalkan karier klerusnya demi menikahi seorang novelis erotis yang dinamis dan transgresif bernama Silvia Caballol. Silvia dikenal karena karyanya termasuk “Trilogi Amnesia,” dan “Neraka dalam Nafsu Gabriel”.

Pada 2015, Xavier bertemu Caballol dan jatuh cinta. Ia menceritakan isi hatinya kepada teman-temannya bahwa ia sedang jatuh cinta dengan seorang perempuan dan untuk pertama kalinya, sehingga ia ingin melakukannya dengan benar.

Namun, kisah cinta Ini membuatnya harus mengundurkan diri dari keuskupan di Gereja Katolik di Spanyol. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis, Konferensi Episkopal Spanyol mengatakan Novell secara otomatis kehilangan kekuasaannya setelah menikahi Caballol dalam sebuah upacara sipil bulan lalu.

“Seperti yang umum dan diketahui, Monsignor Xavier Novell i Gomà, uskup emeritus Solsona, mengontrak pernikahan sipil dengan Doña Silvia Caballol y Clemente di Súria, provinsi Barcelona, ​​pada 22 November,” demikian pernyataan gereja, melansir The Guardian.

Pernyataan itu menambahkan bahwa Novell sekarang dilarang di bawah hukum kanon dari melaksanakan hak dan kewajiban apa pun yang melekat pada jabatan uskup, dan memperingatkan bahwa konsekuensi lain yang mungkin dapat mengikuti.

“Ini berarti bahwa meskipun Monsinyur Xavier Novell i Gomà mempertahankan gelarnya sebagai uskup, dia tidak dapat melakukan fungsi apa pun yang berhubungan dengan gelar itu. Untuk itu, dia dilarang untuk menyelenggarakan berbagai sakramen atau terlibat dalam kegiatan mengajar apa pun, baik umum maupun pribadi,” tuturnya.

Pada 2010, Novell menjadi uskup termuda di Spanyol, ketika itu usianya 41 tahun. Ia sebelumnya mengakui lebih dari satu dekade yang lalu bahwa sebelum membuat keputusan untuk mengikuti pemanggilannya menjadi imamat, dia ingin memiliki anak.

Kini, Novell yang memiliki gelar sarjana teknik pertaniankini dilaporkan bekerja di sebuah perusahaan yang mengekstrak dan menjual semen babi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini