Nih Deretan Saham BUMN yang Paling Dikoleksi Investor Hari Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah di akhir perdagangan Kamis, 25 Juni 2020. Mengutip data RTI Bussines, IHSG ditutup melemah 1,37 persen ke level 4.896,73.

Kepala riset Reliance sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, pelemahan indeks disebabkan oleh pelemahan sektor konsumer yang melemah 1,72 persen dan sektor aneka industri yang melemah 1,52 persen.

“IHSG juga ikut melemah didorong oleh pelemahan ekuitas global akibat pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi global,” ujarnya Kamis sore.

IMF memperkirakan kontraksi ekonomi sebesar 4,9 persen pada pertumbuhan ekonomi global untuk tahun 2020, lebih rendah dari kontraksi 3 persen pada bulan April lalu. Lembaga ini juga menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi 2021 yang tumbuh 5,4 persen dari sebelumnya 5,8 persen.

“Katalis negatif tersebut seakan menutup katalis positif dari penempatan dana Rp 30 triliun kepada bank HIMBARA oleh pemerintah dalam rangka mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional terutama untuk sektor riil,” katanya.

Selain itu, IHSG juga ikut melemah karena investor asing melakukan aksi jual sebesar Rp 230,56 miliar, mengiringi pelemahan rupiah sebesar 0,32% ke level Rp 14.175 per dolar AS.

Meskipun demikian, ada sejumlah saham yang tercatat paling banyak dikoleksi investor di antaranya sebagai berikut.

1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Investor tercatat melakukan aksi beli senilai Rp 50,80 miliar.
2. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR). Investor tercatat melakukan aksi beli senilai Rp 17,26 miliar.
3. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR). Investor tercatat melakukan aksi beli senilai Rp 13,52 miliar.
4. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR). Investor tercatat melakukan aksi beli senilai Rp 17,26 miliar.
5. PT Kalbe Farma Tbk. Investor tercatat melakukan aksi beli senilai Rp 4,65 miliar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Harga Daging Sapi di Bantul mulai Turun, Ini yang jadi Penyebabnya

Mata Indonesia, Bantul - Setelah Lebaran, harga daging sapi di Bantul mulai mengalami penurunan secara perlahan. Nur Wijaya, Lurah Pasar Niten, membenarkan hal tersebut dengan mengatakan bahwa pada 15-16 April 2024, harga daging sapi sudah stabil.
- Advertisement -

Baca berita yang ini