Minggu Pagi Sukabumi Diguncang Gempa, Warga Lari Keluar Rumah, Begini Kata BMKG

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabupaten Sukabumi diguncang gempa dengan magnitudo 4,9 pada Minggu, 29 November 2020 pukul 04.07.50 WIB. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), itu adalah gempa dangkal akibat aktivitas penyesaran di dasar laut. Warga setempat berhamburan keluar rumah.

Menurut Kepala Bidang Mitigasi Gempa dan Tsunami, BMKG, Daryono pusat gempa berada di 78 kilometer baratdaya Kabupaten Sukabumi di kedalaman 21 kilometer.

“Dampak gempa yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) dan berdasarkan laporan dari masyarakat, menunjukkan bahwa gempa ini dirasakan di Tegalbuleud Kab. Sukabumi dalam skala intensitas II-III MMI dimana guncangan dirasakan seakan-akan ada truk berlalu,” ujar Daryono, Minggu.

Gempa itu dirasakan di Tegalbuleud Kab. Sukabumi dalam skala intensitas II-III MMI dimana guncangan dirasakan seakan-akan ada truk berlalu.

Beberapa warga sempat terkejut dan berusaha keluar rumah. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.

Hingga pukul 6.00 WIB pagi ini, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bonus Hari Raya Ojol, Kesejahteraan Bagi Gig Worker

Oleh: Alexander Royce*) Transformasi ekonomi digital Indonesia dalam satu dekade terakhir telah melahirkan jutaanpekerja sektor informal berbasis aplikasi atau gig worker. Di antara mereka, pengemudi ojek online (ojol) menjadi tulang punggung mobilitas dan distribusi barang, terutama di momen-momen krusial seperti Ramadan dan Idulfitri. Tahun ini, kabar mengenai pencairan Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojol menjadi angin segar yang tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional. Langkah pemerintah memastikan kembali pemberian Bonus Hari Raya bagi pengemuditransportasi daring menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap pekerja sektor informal digital. Kebijakan ini relevan dengan situasi terkini, di mana daya beli masyarakat menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas ekonomi menjelang Lebaran 2026. Dengan lebih dari 850 ribupengemudi yang dipastikan menerima bonus tahun ini, dampaknya tidak bisa dipandang sebelahmata. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memastikan bahwa para pengemudi ojol kembalimendapatkan Bonus Hari...
- Advertisement -

Baca berita yang ini