Meski Pelonggaran Ditetapkan, Lebaran Tetap Terapkan PPKM Level I

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Presiden Jokowi sudah menetapkan pelonggaran saat ramadan hingga lebaran.

Namun saat lebaran nanti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level I tetap diadakan.

Hal itu diungkapkan perwakilan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) yang juga sebagai Deputi III Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Montty Girianna dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, yang dikutip Kamis 24 Maret 2022.

Montty mengungkapkan ada aspirasi untuk membebaskan dari PPKM di daerah dengan penularan Covid-19 yang rendah.

“Pembebasan penerapan PPKM masih belum dapat dilakukan kecuali jika Indonesia sudah benar-benar berada pada status endemi,” kata Girianna.

Salah satu syarat menuju ke tahap endemi adalah cakupan vaksinasi harus minimal 70 persen, baik untuk lansia, umum dan anak-anak.

Dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI itu, Montty juga menyebutkan bahwa ada beberapa hal yang menjadi kendala dalam percepatan vaksinasi di Indonesia.

Salah satunya yang terjadi pada kaum lanjut usia (lansia).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini