Mengenal Rasuna Said, Pahlawan Perempuan yang Dipengaruhi Kemal Ataturk

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Warga Jakarta pasti kenal dengan Rasuna Said sebagai ruas jalan antara Mampang Prapatan hingga perempatan ke Kawasan Menteng Jakarta Pusat. Padahal, itu adalah nama seorang pahlawan perempuan yang perjuangannya tidak kalah maju dari Kartini dan dipengaruhi pemikiran Pemimpin Turki, Kemal Ataturk yang menjunjung nasionalisme.

Nama lengkapnya adalah Rangkayo Rasuna Said yang lahir di Maninjau, Sumatra Barat 14 September 1910.

Setelah menamatkan sekolah dasar (SD), Rasuna Said remaja dikirimkan sang ayah untuk melanjutkan pendidikan di pesantren Ar-Rasyidiyah.

Saat itu, dia adalah satu-satunya santri perempuan. Namun, Rasuna Said tidak kalah dari para santi lelaki. Dia dikenal sebagai sosok yang pandai, cerdas dan pemberani

Lulus dari Ar-Rasyidiyah, Rasuna Said melanjutkan pendidikan di Diniyah Putri Padang Panjang.

Di sekolah itulah dia bertemu Rahmah El Yunusiyyah, seorang tokoh gerakan Thawalib. Gerakan Thawalib adalah gerakan yang dibangun kaum reformis Islam di Sumatra Barat.

Gerakan itu diisi anggota yang dipengaruhi pemikiran nasionalis-Islam Turki yang dibawa Mustafa Kemal Atatürk.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini