Mengenal GHB, Obat yang di Pakai Reynhard Sinaga untuk Menjerat Mangsanya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Nama Reynhard Sinaga, WNI asal Depok, Jawa Barat ini menjadi tranding topik dunia. Pasalnya, dirinya divonis hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Manchester pada senin, 6 Januari 2020 karena kasus pemerkosaan lebih dari ratusan pria di Inggris.

Diketahui, Reynhard Sinaga menggunakan bantuan obat bius dalam menjalankan aksinya. Lalu obat bius yang seperti apa yang digunakan oleh pria yang disebut pemerkosa berantai terbesar di dunia ini? Berikut informasi yang berhasil dilansir dari berbagai sumber.

Reynhard Sinaga menggunakan obat bius gamma-hydroxybutyric acid (GHB). GHB merupakan senyawa yang bersifat anestetik (menghilangkan rasa nyeri) dan obat yang mampu menciptakan ketenangan serta pengurangan rasa sakit atau kecemasan. GHB terdapat dalam dua bentuk, yairu cairan dan bubuk.

Obat GHB ia gunakan untuk melumpuhkan para korbannya sebelum dibawa ke apartemennya. GHB ini dicampurnya ke dalam alkohol dan akan memberikan efek tidak sadarkan diri selama berjam-jam, sehingga memudahkan Reynhard dalam aksinya. Selain itu, Reynhard Sinaga juga menggunakan obat lain yaitu gamma-butyrolactone (GBL) yang biasa digunakan sebagai cairan pembersih.

Tidak hanya menghilangkan kesadaran, anterograde amnesia atau kondisi seseorang yang tidak mampu mengingat apapun selama masa pembiusan dan tak bisa membuat memori baru juga merupakan efek lain dari obat GHB dan GBL

Menurut pernyataan Dr. Simon Elliot yang dilansir dari The Guardian, dengan mengambil satu dosis kecil GHB atau GBL korban akan tertidur 15 menit kemudian. Setelah itu, para korban tidak akan mampu mengingat apa pun yang terjadi selama tujuh jam.

Walaupun dampak obat GHB terbilang berbahaya, siapa sangka kalau ternyata obat yang terkenal dikalangan gay ini ternyata mudah dibeli secara online. GHB bisa dibeli dari China dengan harga 300 atau Rp 5,4 juta untuk 5 liter. Biasanya, para pedagang obat akan menjual dalam botol 15 ml atau 30 ml. (Anis Fairuz)

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini