Mantul, Sambut Natal, Kementerian Perhubungan Sediakan Bus Mudik Gratis

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Memperlancar arus libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberangkatkan 2.120 orang mudik gratis dari Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Sabtu 21 Desember 2019. Ada bus khusus penyandang disabilitas.

Untuk memberangkatkan mereka, Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Hubdat) Budi Setiyadi, mengaku mengerahkan 53 bus yang dengan tujuan delapan kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Pemberangkatan dilakukan melalui kerja sama dengan Jasa Raharja,” ujar Budi di Jakarta, Sabtu.

Selain Pulogebang ada beberapa titik pemberangkatan mudik gratis seperti Terminal Kampung Rambutan, Kalideres, Jati Jajar, dan Poris Plawad.

Dari 53 unit bus, menurut Budi, tiga di antaranya, adalah bus medium untuk penyandang disabilitas. Satu bus medium memiliki tujuan Ambarawa pulang pergi (PP), dua sisanya adalah Solo PP. Di antara pemudik terdapat 17 orang difabel

Bus-bus itu antara lain diberangkatkan ke Semarang sebanyak lima unit, Yogyakarta 15 unit, Solo 23 unit, Boyolali tiga unit, Malang dua unit bus, Purwokerto satu unit bus, dan Surabaya satu bus.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini