Mantul! Manchester United Sediakan 5.000 Makanan Gratis untuk 6 Sekolah

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Manchester United akan menyediakan 5.000 makanan gratis untuk enam sekolah dan kegiatan amal lainnya selama libur tengah semester pada Oktober.

Makanan tersebut akan dipersiapkan di Old Trafford dan didistribusikan kepada sekolah mitra Manchester United yang merupakan inisiatif Yayasan Manchester United dengan slogan “Tidak menyelesaikan masalah secara lokal, tapi bisa membuat perbedaaan signifikan kelangsungan hidup ratusan keluarga di sekitar Greater Manchester”.

Belum lama ini, pemain Manchester United Marcus Rashford, mendapatkan penghargaan MBE atas aksinya membantu anak-anak sekolah tetap mendapatkan makanan gratis selama libur musim panas. Di tengah pandemi Covid-19, banyak anak-anak kelaparan, apalagi saat libur sekolah.

“Kami sangat bangga dan rendah diri bekerja sama dengan FareShae selama Oktober. Inisiatif ini akan berjalan untuk memastikan anak-anak dari mitra sekolah kami mendapatkan makanan segar untuk dimakan selama masa-masa sulit ini,” kata Ketua Eksekutif Yayasan Manchester United, John Shiels, dikutip dari Sky Sports, Selasa 27 Oktober 2020.

Kegiatan serupa pernah dilakukan MU pada Mei lalu. Berkolaborasi dengan Yayasan Manchester United dan katering Bidfood, MU menyediakan 60 ribu makanan untuk staf NHS (tenaga kesehatan).

“Banyak anak-anak di Manchester akan kelaparan dan mereka semakin rapuh di saat liburan sekolah ketika mereka tak bisa mendaptkan program makan gratis di sekolah. Selaras dengan upaya yang dilakukan secara individual oleh Rashford, kami dengan bangga menyatakan, pihak klub terus bekerja sama dengan FareShare, Yayasan MU, dan mitra sekolah untuk mengisi kekosongan ini,” ungkap COO Manchester United, Collette Roche.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini