Sebar Hoaks Pensiun, The Sun Diamuk Paul Pogba

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bintang Manchester United Paul Pogba dikabarkan telah menyatakan pensiun dari timnas, setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron menyudutkan umat Islam lewat pernyataannya, baru-baru ini.

Rupanya, kabar itu dibantah langsung oleh Pogba. Ia menyebut, The Sun adalah biang kerok penyebaran hoaks, yang membuat media-media lain ikut mengutip dan menyebarkan isu miring tersebut.

“Jadi The Sun melakukannya lagi… Benar-benar 100 persen berita yang tak berdasar tentang saya, menyatakan hal-hal yang tidak pernah saya katakan atau pikirkan,” kata Pogba dalam akun Instagram-nya, seperti dilihat pada Senin 26 Oktober 2020.

Pogba pun kesal dengan sejumlah media yang tak bertanggung jawab, setelah menyebarkan informasi palsu. Ia mengaku marah, bila sepak bola dikaitkan dengan peristiwa terorisme di Prancis.

“Sayangnya, beberapa media tidak bertanggung jawab saat menulis berita. Menyalahkan kebebasan pers yang mereka miliki dengan tidak melakukan verifikasi apakah yang mereka tulis itu benar dan ikut memengaruhi kehidupan saya,” ujar Pogba.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini