Mahasiswa pada Unjuk Rasa Besok Cuma Martir Petualang Politik Pengecut yang Haus Kekuasaan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTAMahasiswa yang akan berunjuk rasa, Senin 11 April 2022 hanya dijadikan martir untuk ambisi sekelompok orang haus kekuasaan yang pengecut.

Hal itu diungkapkan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa, Rudi S Kamri dalam pernyataannya yang dilihat Minggu 10 April 2022.

“Saya berharap adik-adik mahasiswa berpikir secara intelektual dan menggunakan akal sehat agar tidak terperdaya oleh ulah sekelompok petualang politik pengecut yang haus kekuasaan,” ujar Rudi S Kamri.

Menurut Rudi, pihak yang menginginkan perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode atau menunda pemilihan umum, bukan inisiasi Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi, menurut Rudi, sudah jelas sikapnya bahwa dia menolak ide perpanjangan masa jabatan atau menunda pemilihan umum.

Sedangkan usulan tersebut berasal dari sejumlah tokoh partai politik dan segelintir menteri Kabinet Indonesia Maju.

Para pengecut itu, menurut Rudi, telah menyebarkan hoax dan fitnah dengan menggunakan buzzer yang mereka bayar untuk menyerang Presiden Jokowi.

Rudi juga menduga kuat para penyandang dana aksi-aksi tersebut juga sama saja dengan aksi-aksi serupa sebelumnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini