Lucunya Jan Ethes Pamer Mendongeng di Hari Anak Nasional 2021

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pada Hari Anak Nasional 2021, pada 23 Juli ini, Jan Ethes Srinarendra ternyata sudah bisa mendongeng meskipun harus dibimbing sang ibu, Selvi Ananda.

Kepiawaian cucu pertama Presiden Jokowi itu tergambar dalam sebuah unggahan video berdurasi hampir 4,5 menit.

Selvi yang berjuluk Bunda PAUD Surakarta itu di awal video menyapa penonton bahwa dia akan melakukan kegiatan membaca buku cerita.

Belum lagi sang ibu menyebut namanya, Jan Ethes dengan lucunya langsung menyambar, “… sama Ethes.” Lalu, tampak Ethes senyum-senyum.

Selvi membacakan kisah anak-anak yang rajin membuang sampah untuk menjaga kebersihan dan kesehatan.

Ethes yang sudah berusia lima tahun itu terlihat jangkung seperti kakeknya itu tampak sudah hafal betul dengan cerita yang dibawakan ibunya.

Setidaknya di sangat hafal bahwa kebiasaan membuang sampah akan membuat lingkungan hidup kita menjadi bersih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini