Liverpool Bisa Saja Finis di Luar Empat Besar

Baca Juga

MATA INDONESIA, LIVERPOOL – Persaingan Liga Premier Inggris musim ini sangat ketat. Bahkan, bukan tak mungkin sang juara bertahan, Liverpool, terpental dari posisi empat besar di akhir musim.

Liverpool gagal meraih kemenangan di empat laga terakhir setelah bermain imbang tanpa gol lawan Manchester United, Minggu 17 Januari 2021 di Anfield.

Dari empat laga tersebut, Liverpool hanya mampu mencetak satu gol. Hasil imbang membuat Si Merah duduk di peringkat empat. Mereka hanya unggul satu poin dari Tottenham Hotspur di peringkat lima dan dua poin dari Everton di posisi enam. Tapi, Everton memainkan satu laga lebih sedikit.

Pelatih Jurgen Klopp meminta anak asuhnya tetap waspada, karena dengan ketatnya persaingan, bukan tak mungkin Liverpool finis di luar empat besar.

“Bagi saya, tak penting di mana posisi kami saat ini. Penting bagi kami terus mengumpulkan banyak poin dan kami terus berada di empat besar,” kata Klopp, dikutip dari Sky Sports, Senin 18 Januari 2021.

“Untuk terus berada di empat besar, Anda butuh banyak poin. Kami berada di tengah banyak tim yang berjuang berada di posisi ini dan itu yang harus kami lakukan,” ujarnya.

“Ini bukan lagi masalah jika kami tak menjadi juara, ini tidak menyenangkan lagi. Kami harus berjuang untuk semuanya dan saya melihat itu malam ini. Hal paling penting adalah lolos ke Liga Champions dan saya tahu itu sulit. Musim ini persaingan akan sangat berat untuk finis empat besar,” tuturnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini