Leonardus Lelo Gantikan Jefri Riwu Kore Nahkodai Partai Demokrat NTT

Baca Juga

MATA INDONESIA, KUPANG – Hasil putusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat mengangkat Leonardus Lelo sebagai Ketua DPD Partai Demokrat NTT.

Leo mengatakan bahwa kabar pengangkatan dirinya sebagai ketua DPD Partai Demokrat diketahui pada pukul 19.50 WITA.

“Kabar itu disampaikan oleh Sekjen DPP Partai Demokrat dan Kepala BPOKK,” ujarnya di Kupang, Selasa 4 Januari 2022.

Pengangkatannya merujuk pada hasil fit and proper test dan pertimbangan DPP Partai Demokrat. Dengan demikian, Ketua Umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menetapkan Leonardus Lelo sebagai Ketua Demokrat NTT periode 2022-2026 menggantikan Jefri Riwu Kore.

“Saya mengajak Jefri Riwu Kore untuk tetap masuk ke dalam susunan pengurus Partai Demokrat NTT sebagai Dewan Pertimbangan Partai,” katanya.

Ia pun berharap seluruh kader Demokrat NTT bersatu padu untuk mengawal kebijakan DPP yang telah menunjuk ketua DPD NTT yang baru.

Sebagai informasi, Leonardus Lelo terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV DPD Demokrat yang diselenggarakan pada Bulan Oktober 2021 lalu.

Saat itu, Leonardus Lelo dan Jefry memperebutkan 22 suara dari DPC di seluruh NTT dan satu suara dari DPD. Leonardus didukung DPC Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flotim dan Lembata.

Sedangkan yang mendukung Jefry yakni Sabu Raijua, Rote Ndao, Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Belu, Sumba Timur, Sumba Tengah dan Alor. Adapun suara yang tidak berlaku karena telah habis masa jabatannya yaitu dari Malaka, Rote Ndao dan Manggarai Timur.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini