Latihan Perdana di Turki, Fisik Timnas Indonesia Belum Digeber

Baca Juga

MATA INDONESIA, ANTALYA – Timnas Indonesia menggelar latihan perdana di Turki, Jumat 12 November 2021 sore waktu setempat. Pelatih Shin Tae-yong memberikan menu pemulihan kondisi.

Para pemain yang merumput di luar negeri seperti Egy Maulana Vikri (FK Senica) dan Witan Sulaiman (Lechia Gdansk) juga sudah bergabung pada latihan perdana di sini.

Udara sejuk Antalya menyambut baik latihan perdana skuad Garuda. Pada latihan ini, Shin Tae-yong hanya memberikan menu latihan ringan dan pemulihan kondisi pemain seusai perjalanan cukup panjang dari Indonesia.

“Hari ini kami menjalani latihan ringan karena perjalanan jauh. Semua pemain kondisinya baik dan tidak ada cedera,” katanya, di laman resmi PSSI.

Meski menu latihan hari ini cukup ringan, Shin Tae-yong juga mengatakan mulai besok sudah fokus untuk melatih penguatan, organisasi, hingga taktik.

“Besok pagi (kami akan) memulai dari sesi gym untuk latihan penguatan dan untuk sorenya akan ada latihan organisasi dan taktik,” ujarnya.

Pelatih asal Korea Selatan menambahkan, kondisi cuaca dan lapangan untuk latihan sangat bagus dan semuanya hampir memuaskan baginya.

“Hampir semua (fasilitas) sangat memuaskan, mulai dari cuaca sangat baik untuk latihan dan juga lapangan sangat baik kondisinya,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Akselerasi Pembangunan Papua untuk Keadilan yang Merata

Oleh: Andreas Wakerkwa)*Upaya akselerasi pembangunan di Papua terus menjadi prioritas strategispemerintah dalam rangka mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN), pembangunan di wilayah Papua tidak lagi dipandang semata sebagai proyek infrastruktur, melainkansebagai langkah komprehensif yang bertujuan menciptakan kesejahteraan yang merata, inklusif, dan berkelanjutan. Pendekatan ini menempatkan masyarakatsebagai pusat pembangunan, sehingga setiap kebijakan yang dijalankan diharapkanmampu menjawab kebutuhan riil masyarakat setempat.Ketua Lembaga Pengembangan Generasi Papua (Lempeng Papua), Pastor Catto Y. Mauri, S.Th., mengatakan bahwa PSN merupakan fondasi penting dalammendorong transformasi pembangunan di Papua. Ia memandang bahwapembangunan yang tengah berlangsung bukan sekadar pembangunan fisik sepertijalan, jembatan, atau fasilitas publik lainnya, melainkan bagian dari upaya besaruntuk membuka akses, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat daya saingmasyarakat Papua di berbagai sektor.Menurutnya, pembangunan yang inklusif harus melibatkan partisipasi aktif seluruhelemen masyarakat. Oleh karena itu, dukungan kolektif menjadi kunci keberhasilanimplementasi PSN di Papua. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat lokal diyakini mampu mempercepat tercapainya tujuanpembangunan yang berkeadilan. Dalam konteks ini, masyarakat tidak hanyamenjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang memiliki peran strategis dalammenentukan arah dan keberhasilan program.Lebih lanjut,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini