Koordinasikan Bantuan, Menteri Risma Rasakan Gempa Susulan di Mamuju

Baca Juga

MATA INDONESIA, MAMUJUMenteri Sosial Tri Rismaharini merasakan guncangan gempa susulan saat meninjau Unit Layanan Navigasi Penerbangan Mamuju, Jumat 15 Januari 2021.

Pada tayangan video yang diunggah akun YouTube Linjamsos Oke, 16 Januari 2021. Risma bersama Gubernur Sulbar Andi Ali Baal Masdar dan petinggi TNI serta Polri tampak bergegas meninggalkan gedung itu.

Bangunan yang termasuk menara bandara tampak mengalami sejumlah retakan. Risma sudah berada di Mamuju Jumat pagi bersama Kepala BNPB Doni Monardo menggunakan pesawat Hercules TNI AU.

Di Mamuju Risma berusaha memastikan kelancaran logistik untuk korban gempa, serta bantuan tenaga kesehatan dari Sulawesi Selatan.

Saat ini, ada 43 orang tim terpadu dari Kemensos, BNPB, Kemenkes serta Kementerian Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) yang mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar terhambat di Polewali Mandar karena jalan tertutup longsoran tanah akibat gempa.

Sejumlah relawan, anggota TNI maupun Polri terus membersihkan jalan Trans Sulawesi itu dari longsoran tanah.

Akhirnya tim itu diangkut dengan helikopter BNPB dari Polewali Mandar ke Mamuju.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini