Khawatir Kasus Covid-19 Naik Lagi, WNI Dilarang Libur Lebaran ke Luar Negeri

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Meski libur lebaran tahun ini bisa mencapai 10 hari, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengimbau masyarakat tak bepergian ke luar negeri karena kondisi pandemi Covid-19 di sejumlah negara lebih buruk dari Indonesia.

“Dengan adanya libur panjang (Idul Fitri), masyarakat juga diimbau untuk tidak bepergian ke luar negeri. Karena kita ketahui di negara lain situasinya tidak seperti di Indonesia. Sehingga ada potensi penularan dari luar negeri,” ujar Airlangga usai rapat evaluasi PPKM di Istana Merdeka, Senin 18 April 2022.

Maka Airlangga mengimbau masyarakat tak bepergian ke luar negeri pada saat libur Idul Fitri.

Dia menegaskan, kondisi pandemi Covid-19 di luar negeri tidak sama dengan di Indonesia sehingga dikhawatirkan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) membawa virus ke Tanah Air.

Dia menuturkan, saat ini di sejumlah negara terjadi kenaikan kasus Covid-19. Misalnya yang terjadi di Shanghai, Cina.

Airlangga tidak ingin keberhasilan yang dicapai Indonesia dengan susah payah saat ini harus mengalami kenaikan kasus lagi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini